Suara.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani turut mewaspadai kemunculan Virus Corona varian baru, yakni Omicron. Mengingat Omicron muncul di tengah kondisi Ekonomi Indonesia yang sedang dalam masa pemulihan.
Sehingga, kehadiran Virus Corona varian baru dari wilayah Afrika tersebut tentunya akan menjadi kekhawatiran.
"Kami sangat waspada dan tentunya mencermati apa yang sebenarnya sedang terjadi di berbagai belahan dunia dengan meningkatnya kasus atau mutasi kasus baru Omicron Covid-19 yang berasal dari Afrika Selatan dan kini menyebar ke beberapa negara," kata Sri Mulyani dalam The 2nd International Convention on Indonesian Upstream Oil and Gas (IOG) 2021, Selasa (30/11/2021).
Sri Mulyani mengatakan, pada situasi pandemi yang masih berlangsung, pemerintah tentu berupaya melakukan pemulihan ekonomi. Ia mengharapkan pertumbuhan ekonomi pada 2021 berkisar 3,5-4,0 persen.
Diakui Menkeu, harapan pertumbuhan ekonomi tersebut tentu tidak begitu saja mudah dicapai. Namun begitu, pemerintah tetap optimis memaksimalkan anggaran guna pemulihan ekonomi.
Presiden Jokowi sampai dengan saat ini sendiri sudah menyerahkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Buku Daftar Alokasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) Tahun 2022 kepada pimpinan kementerian/lembaga (K/L) serta kepala daerah.
Sri Mulyani berujar ke depan akan menjadi tahun ketiga di mana anggaran digunakan untuk pemulihan ekonomi.
"Menjadi tahun ketiga atau ketiga anggaran yang akan terus berlanjut mendukung pemulihan ekonomi serta penanganan tantangan Covid-19," katanya.
Baca Juga: Ahli Inggris: Masker Kurang Melindungi terhadap Penularan Varian Omicron
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
-
Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif
-
Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?
-
Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT
-
Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
-
HLUN 2026 Momentum Wujudkan Lansia Tangguh Menuju Indonesia Emas
-
Pacu Iklim Kompetisi Daerah, Kemendagri Gelar Apresiasi Pemda 2026 Regional Sulawesi
-
Bukan Melalui Kekerasan, Militerisasi Masuk ke Ranah Sipil Lewat Jalur Administratif Halus
-
Saiful Mujani: Pemilu Cacat Bikin Legitimasi Negara Runtuh, Serukan Boikot Jika Curang
-
Masalah Krusial di Mina Terkuak, Jemaah Haji Tak Makan 9 Jam hingga Tenda Melebihi Kapasitas