Suara.com - Sebentar lagi kita akan memasuki bulan Desember atau akhir tahun 2021. Hingga waktu tersebut, sejumlah bantuan langsung tunai atau BLT masih disalurkan. Apa saja BLT yang cari Desember 2021?
Beberapa BLT ini merupakan program bantuan sosial reguler yang ditanggung oleh Kemensos. Sementara itu, BLT yang lain masih berkaitan dengan kebutuhan pokok masyarakat. Berikut ini lima BLT yang cari Desember 2021.
Program stimulus listrik diperpanjang hingga Desember 2021. Hal ini disampaikan langsung oleh PT PLN Persero melalui akun Twitter resminya @pln_123 pada 16 Oktober 2021 lalu. Program ini rencananya diberikan untuk pelanggan rumah tangga, usaha mikro, kecil & menengah (UMKM) dengan besaran tertentu.
2. BLT UMKM
BLT yang cari Desember 2021 yang kedua adalah BLT UMKM. Ini merupakan bantuan yang diberikan pemerintah untuk UMKM kecil atau mikro yang terdampak pandemi COVID-19. Bantuan yang akan diterima oleh setiap UMKM ialah Rp 1,2 juta.
Untuk mengetahui apakah UMKM Anda berhasil lolos dan menerima BLT, Anda bisa mengecek daftar penerima di BLT UMKM Bank BRI melalui eform.bri.co.id/bpum dengan memasukkan nomor KTP atau NIK.
Selain mengecek daftar penerima BPUM dan BLT UMKM secara online, bagi penerima BPUM atau BLT UMKM akan diberitahukan melalui SMS oleh bank penyalur. Setelah menerima SMS, maka Anda harus segera memverifikasi pemberitahuan tersebut ke bank penyalur agar batuan bisa segera dicairkan.
3. Program Keluarga Harapan (PKH)
Baca Juga: Update Terbaru! Inilah Daftar Hari Libur Desember 2021
BLT yang cari Desember 2021 berikutnya adalah PKH. Bantuan PKH merupakan bantuan bersyarat bagi keluarga yang memenuhi satu atau lebih dari komponen kesehatan untuk kategori ibu hamil dan anak balita. Bantuan ini diberikan bagi keluarga yang terdampak COVID-19.
Sesuai informasi yang tercantum dalam laman PKH Kementerian Sosial, bantuan ini disalurkan kepada masyarakat setiap tiga bulan sekali dalam empat tahap yang dilakukan melalui Himpunan Bank Negara (Himbara), yakni BNI, BRI, Bank Mandiri, dan BTN.
Pemerintah kembali memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19 berupa bantuan pangan non-tunai (BPNT) atau dikenal sebagai bansos sembako.
Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) diberikan pemerintah untuk membantu masyarakat miskin memenuhi kebutuhan pangan selama pandemi Covid-19. Masyarakat yang mendapat bantuan tersebut adalah setiap yang terdaftar sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
Terkini
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar
-
Megawati Tiba di Rakernas PDIP, Siapkan Arahan Tertutup Usai Disambut Prananda Prabowo
-
Gus Yaqut Tersangka Skandal Haji, Tambah Daftar Panjang Eks Menteri Jokowi Terjerat Korupsi
-
Konsisten Tolak Pilkada Lewat DPRD, PDIP: Masa Hak Rakyat Bersuara 5 Tahunan Mau Diambil?
-
Pakar Klarifikasi: Bongkar Tiang Monorel Rasuna Said Hanya Rp300 Juta, Bukan Rp100 Miliar
-
Selamat Tinggal Rompi Oranye? KPK Tak Akan Lagi Pamerkan Tersangka Korupsi di Depan Kamera
-
PDIP: Kami Penyeimbang, Bukan Mendua, Terungkap Alasan Ogah Jadi Oposisi Prabowo
-
Subuh Mencekam di Tambora: Api Amuk 15 Bangunan, Kerugian Tembus Rp1,7 Miliar