- Kebakaran hebat terjadi di kawasan Jembatan Besi, Tambora, Jakarta Barat, pada Minggu pagi, 1 Desember 2025.
- Insiden tersebut menghanguskan 14 rumah tinggal dan satu bangunan konveksi, dengan kerugian ditaksir mencapai Rp1,7 miliar.
- Kebakaran yang berlangsung hampir lima jam diduga kuat disebabkan oleh masalah kelistrikan atau korsleting di salah satu rumah.
Suara.com - Suasana subuh yang tenang di kawasan Jembatan Besi, Tambora, Jakarta Barat, berubah menjadi mencekam saat si jago merah mengamuk pada Minggu (1/12/2025) pagi.
Sebanyak 14 rumah tinggal dan satu bangunan konveksi di Jalan Duri Bangkit, RT 08/RW 09, Tambora, ludes dilalap api, meninggalkan kerugian materi yang sangat besar.
Api kabakaran yang berkobar hebat dengan cepat melahap bangunan di pemukiman padat penduduk tersebut.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Isnawa Adji, mengonfirmasi total kerugian akibat insiden ini ditaksir mencapai angka miliaran rupiah.
"Total kerugian ditaksir mencapai Rp1,7 miliar," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Isnawa Adji di Jakarta, Minggu (11/1/2026).
Peristiwa nahas ini bermula sekitar pukul 04.24 WIB. Teriakan "kebakaran!" memecah keheningan, membangunkan warga dari lelapnya tidur. Dalam kepanikan, warga sekitar secara spontan bahu-membahu mencoba memadamkan api dengan peralatan seadanya, berharap dapat mencegah api menjalar lebih luas.
Namun, upaya heroik warga tak sebanding dengan amukan api yang semakin menjadi-jadi. Api dilaporkan sudah berkobar besar di lantai dua salah satu rumah warga, membuat situasi semakin sulit dikendalikan.
Sadar akan bahaya yang mengancam, warga segera menghubungi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat untuk meminta bantuan profesional.
Tim pemadam kebakaran bersama unsur terkait langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian. Proses pemadaman berlangsung dramatis dan memakan waktu hampir lima jam. Petugas harus berjibaku di tengah gang-gang sempit dan konstruksi bangunan yang padat untuk menjinakkan api.
Baca Juga: Rumah Bedeng di Tanjung Duren Terbakar, 13 Unit Damkar Dikerahkan
"Api baru padam sepenuhnya sekira pukul 09.03 WIB setelah melalui proses pemadaman dan pendinginan," katanya sebagaimana dilansir Antara.
Di tengah kerugian materi yang besar, ada kabar melegakan yang disampaikan oleh Isnawa Adji.
Ia memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden kebakaran hebat tersebut. Seluruh warga yang terdampak berhasil menyelamatkan diri.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Warga terdampak sementara diungsikan ke Mushalla Nurul Yaqin dan telah dilakukan pendataan serta koordinasi lintas instansi," katanya.
Berdasarkan hasil asesmen awal yang dilakukan oleh petugas di lapangan, penyebab kebakaran ini diduga kuat berasal dari masalah kelistrikan.
Arus pendek atau korsleting listrik di salah satu rumah warga menjadi pemicu awal munculnya api yang kemudian merambat dengan cepat ke bangunan lainnya.
Berita Terkait
-
Reza Arap Panik Selamat Diri dari Kebakaran Resor, Bisa-bisanya Ada yang Minta Foto
-
Rumah Bedeng di Tanjung Duren Terbakar, 13 Unit Damkar Dikerahkan
-
Tabrak Lari di Tambora Tewaskan Dua Orang, Mobil Pelaku Ringsek Ditabrak Kereta
-
Kebakaran Rumah Kosong di Jagakarsa Saat Warga Sambut Tahun Baru 2026
-
Sarinah Kebakaran di Area Fasad pada Minggu Malam, Tetap Beroperasi?
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam