- PDIP konsisten menolak pemilihan kepala daerah melalui DPRD, ditegaskan Kader Muda Aryo Seno Bagaskoro.
- Prinsip utama PDIP mendukung Pilkada langsung karena kedaulatan demokrasi berada di tangan rakyat Indonesia.
- Pemilihan langsung menjamin pemimpin merasakan keresahan masyarakat untuk merumuskan solusi efektif nantinya.
Suara.com - PDIP konsisten terhadap sikap menolak pemilihan kepala daerah melalui DPRD. Kader Muda PDIP Aryo Seno Bagaskoro menegaskan pilihan tersebut merupakan sikap kritis partai kendati PDIP kini menjadi partai penyeimbang.
Seno menjelaskan alasan mengapa PDIP tetap mendukung Pilkada secara langsung oleh rakyat ketimbang lewat DPRD. Ia berujar secara prinsip, Pemilu adalah kedaulatan rakyat.
Ia menegaskan, demokrasi Indonesia saat ini melalui pemilihan umum oleh rakyat, bukan justru rezim elite di mana pemilihan dilakukan secara tertutup dan dipilih hanya oleh segelintir orang.
"Loh rakyat ini lima tahun sudah berbagai kesempatannya untuk hidup layak itu banyak kesulitan, masa haknya untuk menyuarakan saja dia mau memilih siapa, dia mau bonding dengan pemilih pemimpinnya siapa, dia mau memilih kira-kira bertemu langsung siapa yang kira-kira layak memimpin dia lima tahun siapa, masa haknya seperti itu saja mau diambil?" tutur Seno di konferensi pers di Rakernas PDIP di Beach City International Stadium (BCIS), Ancol, Jakarta Utara, Minggu (11/1/2026).
"Buat kami itu logika yang susah untuk dipahami akal sehat," sambungnya.
PDIP memandang melalui pemilihan langsung, rakyat maupun calon pemimpin bisa sama-sama bertemu, pemimpin bisa merasakan keresahan rakyat dan begitu rakyat bisa mengenal lebih jauh calon pemimpinnya.
Melalui proses tersebut diharapkan pemimpin terpilih nantinya bisa menghasilkan solusi berdasarkan keresahan masyarakat yang sebelumnya ia rasakan.
"Kalau dalam waktu pemilihan dia sadar betul bahwa dia dipilih hanya oleh segelintir orang, tidak dipilih oleh mayoritas suara rakyat maka tidak akan mungkin masalah-masalah rakyat yang begitu krusial itu bisa selesai," kata Seno.
Bagi PDIP, pemilihan umum bukan hanya soal meraih kemenangan.
Baca Juga: PDIP: Kami Penyeimbang, Bukan Mendua, Terungkap Alasan Ogah Jadi Oposisi Prabowo
"Tetapi juga how to govern, bagaimana mengelola, bagaimana memimpin itu yang lebih penting dibandingkan sekadar bagaimana cara memenangkan," katanya.
Seno berkeyakinan masih banyak pihak yang sejalan dengan PDIP, mendukung Pilkada tetap dilakukan langsung oleh rakyat ketimbang dialihkan pemilihannya oleh DPRD.
Berita Terkait
-
PDIP: Kami Penyeimbang, Bukan Mendua, Terungkap Alasan Ogah Jadi Oposisi Prabowo
-
PSI Incar Jawa Tengah Jadi Kandang Gajah, Hasto PDIP Kasih Respons Santai, Begini Katanya
-
Rakernas I 2026: PDIP Bakal Umumkan Sikap Resmi Terkait Wacana Pilkada di Akhir Acara
-
Megawati di HUT ke-53 PDIP: Politik Adalah Alat Pengabdian, Bukan Sekadar Kejar Jabatan
-
Megawati Dorong Politik Berbasis Kearifan Lokal: Peradaban Diukur dari Cara Menghormati Bumi
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
Terkini
-
Jalan Kebon Sirih Menyempit Jadi Dua Lajur, Kemacetan Mengular Hampir 1 Kilometer
-
Hinca Panjaitan Tegaskan Penyerahan Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung Tak Tabrak KUHAP
-
Jangan 'Jeruk Makan Jeruk!', DPR Minta Kasus Eks Jampidsus Febrie Tak Ditangani Mantan Anak Buahnya
-
Mahfud MD Bongkar Skenario Kasus Febrie Adriansyah, Sebut Pengalihan Penyidikan Kacaukan Hukum
-
Satgas PKH Buka Suara soal Kursi Ketua yang Kosong Usai Eks Jampidsus Terseret Kasus Korupsi
-
Rekor Baru! Jakarta Fair 2026 Kantongi Rp8,2 Triliun, Pengunjung Capai 8,22 Juta
-
Soal Jampidsus Baru, Mensesneg: Harus Melalui Keppres Berdasarkan Usulan Jaksa Agung
-
Kepala Pelaksana Satgas PKH Belum Diganti Usai Febrie Adriansyah Jadi Tersangka
-
Banyak Korban Kebakaran Maut Bar Bangkok Tewas di Kamar Mandi, Pintu Darurat Terblokir
-
Polisi Bongkar Laboratorium Narkotika di Semarang, Diduga Sudah Produksi Jutaan Butir dalam 4 Bulan