Suara.com - Palang Merah Indonesia atau PMI menegaskan akan terus siap untuk mengirimkan tambahan bantuan seperti kendaraan ambulans untuk mendukung evakuasi korban erupsi Gunung Semeru bila diperlukan oleh tim lapangan.
“Secara dukungan evakuasi, kami menyiapkan kalau memang diperlukan penebalan seperti yang dikatakan sebelumnya. Ambulans-ambulans kalau diperlukan di Jawa Timur, di Lumajang, di Malang,” kata Sekretaris Jenderal PMI Sudirman Said dalam konferensi pers secara daring di Jakarta, Minggu (5/12/2021).
Sudirman menyebutkan bahwa pihaknya dapat mengirimkan penebalan bantuan dengan mengerahkan kurang lebih 20 unit ambulans bila diperlukan, dengan terus berkoordinasi dengan kementerian maupun lembaga terkait yang ada di lapangan.
Ia mengatakan bersiap untuk memberikan dukungan penuh pada malam hari ini dengan memberangkatkan dua buah unit hagglund dari markas pusat PMI, yang dapat digunakan untuk beroperasi di wilayah yang sulit terjangkau dengan kendaraan biasa seperti daerah berlumpur.
Sedangkan untuk ketersediaan air bersih, pihaknya telah memberangkatkan sejumlah tangki air dari Kota Gresik, Jawa Timur untuk membantu korban mendapatkan akses air yang bersih dan layak konsumsi.
“Jadi memang salah satu yang kami prioritaskan adalah penyediaan air bersih. Karena itu, sejumlah tangki air bersih dari Gresik sudah kami berangkatkan kemarin. Kalau dibutuhkan tambahan, kami juga lakukan mobilisasi dari teman-teman lain,” ujar dia.
Sudirman menegaskan sebagai bagian dari proses resque dan recovery, maka PMI akan terus bersiap dalam memberikan bantuan jika diperlukan sewaktu-waktu untuk membantu semua korban dan tim yang ada dilapangan menyelesaikan evakuasi akibat erupsi Gunung Semeru tersebut.
“Sejak informasi diterima baik di Lumajang, Malang, Jawa Timur maupun juga pusat, kami terus bersiap dan seperti protokol yang disampaikan berkali-kali oleh ketua umum beberapa jam setelah kejadian,” tegas dia. (Antara)
Baca Juga: Erupsi Gunung Semeru, Wisata Bromo Tetap Buka Normal
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
-
Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
-
9 Fakta Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Gerbong Wanita Jadi Titik Terparah
-
Cerita Pasutri Selamat dari Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi: Terpental hingga Pingsan
Terkini
-
Israel Ancam Lebanon dengan 'Api Besar', Ketegangan dengan Hizbullah Kian Memanas
-
Militer Meksiko Ringkus El Jardinero Pemimpin Kartel JNGC yang Paling Dicari Tanpa Letusan Senjata
-
AHY Minta Evakuasi Gerbong KRL di Bekasi Timur Rampung Sore Ini, Target Malam Sudah Normal
-
Ganjar: Sudah Saatnya Kodifikasi Hukum Pemilu Dilakukan
-
KPK Usul Pembatasan Uang Tunai di Pemilu, Ganjar Pranowo: Bagus, Tapi Pertimbangkan Daerah Remot
-
Kisah Nuryati Korban Kecelakaan Kereta Bekasi, Kehabisan Oksigen Usai Gagal Dievakuasi Lewat Jendela
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
Pakar UGM Soroti Efek Domino Tabrakan Kereta Bekasi: Pelanggaran di Perlintasan Jadi Pemicu Maut!
-
Jadi Kepala Bakom RI, Qodari Tegaskan Komunikasi Harus Agresif Tak Hanya Proaktif
-
15 Warga Tewas di Puncak Papua, DPR Desak Investigasi Independen dan Transparan