Suara.com - Total ada 44 orang mantan pegawai KPK yang memutuskan untuk bergabung menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kepolisian Republik Indonesia.
"Opsi menjadi ASN Polri merupakan salah satu bentuk perjuangan untuk mematahkan berbagai stigma serta cara untuk melanjutkan perjuangan," kata ketua IM57+ Institute M Praswad Nugraha di Jakarta, Selasa.
IM57+ Institute adalah wadah yang menyatukan 58 pegawai KPK yang dinyatakan tidak lolos Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).
"Kami memahami adanya pegawai KPK yang tidak mengambil opsi tersebut karena alasan personal. Hal tersebut mengingat secara keseluruhan, eks pegawai KPK memiliki persamaan pandangan yang saling mendukung opsi yang diambil masing-masing individu," tambah Praswad.
Terdapat 13 orang mantan pegawai KPK yang menyatakan tidak memilih menjadi ASN Polri.
"Semua eks pegawai KPK yang diberhentikan bersepakat bahwa opsi ASN Polri merupakan salah satu cara berjuang sehingga apapun pilihan itu lebih kepada pertimbangan personal bukan karena adanya perbedaan pendapat," ungkap Praswad.
44 orang yang memutuskan bergabung menjadi ASN Polri yaitu:
- Adi Prasetyo
- Afief Yulian Miftach
- Airien Marttanti Koesniar
- Ambarita Damanik
- Andi Abdul Rachman Rachim
- Andre Dedy Nainggolan
- Anissa Rahmadhany
- Arba'a Achmadin Yudho Sulistyo
- Arfin Puspomelisyto
- Aulia Postiera
- Budi Agung Nugroho
- Candra Septina
- Chandra Sulistio Reksoprodjo
- Darko
- Dina Marliana
- Erfina Sari
- Faisal
- Farid Andhika
- Giri Suprapdiono
- Harun Al Rasyid
- Herbert Nababan
- Herry Muryanto
- Heryanto
- Hotman Tambunan
- Iguh Sipurba
- Juliandi Tigor Simanjuntak
- March Falentino
- Marina Febriana
- Muamar Chairil Khadafi
- M Praswad Nugraha
- Nita Adi Pangestuti
- Novariza
- Novel Baswedan
- Nurul Huda Suparman
- Panji Prianggoro
- Qurotul Aini Mahmudah
- Rizka Anungnata
- Ronald Paul Sinyal
- Samuel Fajar Hotmangara Tua Siahaan
- Sugeng Basuki
- Wahyu Ahmat Dwi Haryanto
- Waldy Gagantika
- Yudi Purnomo
- Yulia Anastasia Fu'ada
Sementara 13 orang yang tidak bergabung menjadi ASN Polri adalah:
- Agtaria Adriana
- Arien Winiasih
- Benydictus Siumlala MS
- Christie Afriani
- Damas Widyatmoko
- Ita Khoiriyah
- Lakso Anindito
- Nanang Priyono (meninggal dunia)
- Rahmat Reza Masri
- Rasamala Aritonang
- Rieswin Rachwell
- Tri Artining Putri
- Wisnu Raditya Ferdian
Baca Juga: Eks Pegawai jadi ASN Polri Tanpa Proses TWK, ICW: Mestinya 5 Pimpinan KPK Malu
Berita Terkait
-
Guru Ajarkan Antikorupsi ke Siswa, Menag Yaqut: Bayangkan Sibuknya KPK Tanpa Peran Guru
-
Eks Pegawai jadi ASN Polri Tanpa Proses TWK, ICW: Mestinya 5 Pimpinan KPK Malu
-
Novel Baswedan Bersama 43 Mantan Pegawai KPK Jalani Asesmen ASN Polri
-
Telusuri Aliran Uang Kasus PUPR Banjar, KPK Periksa Pejabat hingga Pengusaha
Terpopuler
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan, RAM 6 GB Performa Jempolan
- 5 Sepatu Skechers Paling Nyaman untuk Jalan Kaki, Cocok Dipakai Lansia
- 5 Sunscreen untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
Pilihan
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
Terkini
-
7 Fakta Adu Jotos Guru vs Siswa di Jambi: Dari Kata 'Miskin' Sampai Ancam Pakai Celurit
-
Menteri PU Ungkap Kebutuhan Anggaran Perbaikan Infrastruktur Sumatra Capai Rp74 Triliun
-
Jejak Politisi dan Oligarki di Balik Banjir Sumatra, JATAM Bongkar Nama-nama Besar
-
Jakarta Tambah 40 e-TLE Handheld Presisi, Polisi Perluas Penindakan Digital di Jalan Raya
-
Walhi Ungkap Parahnya Bencana Ekologis Aceh Tamiang, Negara Baru Hadir Sepekan Kemudian
-
DPR Sesalkan Insiden Guru-Murid Saling Serang di Jambi: Sekolah Bukan Arena Tinju!
-
Pemerintah Cuma Mikir Cuan, JATAM: Sumatra Akan Tetap Diterpa Bencana Meski Tak Ada Hujan Ekstrem
-
Tak Ada Kata Maaf, Kasus Ijazah Palsu Jokowi yang Menjerat Eggi Sudjana Resmi Dihentikan Polisi
-
Iran Bergejolak, DPR Peringatkan 'Aktor Asing' dan Desak Pemerintah Siapkan Evakuasi WNI
-
Legislator PKS Dorong Pembahasan RUU Perampasan Aset Harus Transparan dan Junjung Tinggi HAM