Suara.com - Seorang remaja ketakutan setengah mati saat masuk ke rumah hantu di salah satu taman hiburan seram paling populer di Bentong, Pahang, Malaysia.
Menyadur New York Post Rabu (8/12/2021), remaja 16 tahun bernama Muhammad Suhairil ini kena serangan jantung di tengah wahanadan meninggal.
Ia dilaporkan sedang berlibur bersama keluarga temannya ketika mereka memutuskan untuk mengunjungi tempat wisata horor yang terkenal, menurut outlet berita lokal Kosmo!
Melalui video yang diunggah ke Facebook, beberapa orang berusaha menyelamatkan nyawa Suhairil, tapi tidak berhasil. Dia kemudian dibawa keluar menuju layanan darurat namun Suhairil meninggal tak lama kemudian.
Polisi setempat mengatakan insiden itu sebagai kematian mendadak, tapi otopsi berikutnya mengungkap Suhairil memiliki jantung berlubang, kondisi kardiovaskular yang jarang namun berpotensi mematikan.
Masih belum jelas apakah keluarga remaja itu mengetahui penyakitnya atau tidak.
Penyebab pasti kematiannya masih belum jelas, tapi remaja itu mungkin menderita komplikasi kardiomiopati Takotsubo yang sering disebut 'sindrom patah hati', di mana otot jantung melemah karena stres emosional atau fisik.
Meskipun biasanya hanya sementara, ketakutan yang tiba-tiba dapat menyebabkan serangan jantung seperti dalam kasus yang mendasari Suhairil.
"Pada orang dengan faktor risiko yang sudah ada sebelumnya atau penyakit kardiovaskular yang sudah ada sebelumnya, Anda ingin mengurangi lingkungan di mana Anda mungkin tiba-tiba stres seperti ini," kata ahli jantung Dr. Mark Estes dari University of Pittsburgh Medical Center kepada Daily Mail.
Baca Juga: Seru dan Bikin Dag Dig Dug, Wanita Ini Bagikan Pengalaman Main ke Rumah Hantu Drive Thru
Berita Terkait
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Prabowo Bertolak ke Washington, Siap Bertemu Trump Bahas Tarif Impor dan Kerja Sama Strategis
-
Jakarta Juara Sampah Plastik, Tapi Morowali Tertinggi Per Kapita Imbas Ledakan Industri Nikel
-
Rekor Buruk! Jakarta Timur Jadi Penyumbang Sampah Makanan Terbanyak, Tembus 432 Ton
-
Jelang Imlek, Gibran Sambangi Klenteng Sam Poo Kong: Dorong Pariwisata Budaya di Semarang
-
Juru Masak Makan Bergizi Gratis di Lampung Dilatih MasterChef Norman Ismail
-
Kasus Narkoba Eks Kapolres Bima, DPR Minta Polri Beri Sanksi Berat Tanpa Kompromi
-
Dari Koper Putih ke Tes Rambut Positif, Jerat Narkoba Eks Kapolres Bima Kian Terang!
-
Gudang Peralatan Masak di Ragunan Hangus Terbakar, Diduga Akibat Korsleting
-
BMKG Tetapkan Status Siaga Hujan Sangat Lebat untuk Wilayah Jakarta dan Bogor Hari Ini
-
FPIR: Waspada Penunggang Gelap dalam Agenda Reformasi Budaya Polri