Suara.com - Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) berharap Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri agar ikut menghadiri pelantikan Novel Baswedan dan 43 eks Pegawai KPK menjadi ASN di Polri. Acara pelantikan eks pegawai KPK menjadi ASN Polr bertepatan dengan Hari Antikorupsi Sedunia, Rabu (9/12/2021) besok.
"MAKI memohon kepada bapak Firli Bahuri Ketua KPK untuk berkenan hadir pada saat pelantikan 44 mantan pegawai KPK menjadi ASN Bareskrim Polri," kata Koordinator MAKI, Boyamin Saiman saat dikonfirmasi, Rabu (8/12/2021).
Menurutnya, jika Firli Bahuri dapat hadiri dalam pelantikan itu bisa menjadi sarana islah atau penyatuan kembali dan berdamai dan membikin KPK dan Polri lebih solid untuk memerangi korupsi di tanah air.
"Selanjutnya untuk sinergi yang hebat guna pemberantasan korupsi ke depan yang lebih hebat," kata dia.
Diketahui, 44 eks Pegawai KPK yang kini direkrut Polri merupakan orang-orang yang dinyatakan tak lulus Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) sebagai syarat alih status ASN di KPK.
"Diakui atau tidak, suka atau tidak suka, telah menimbulkan jurang pemisah antara pimpinan KPK dengan 44 orang tersebut. Sehingga diperlukan kebesaran jiwa untuk islah atau berdamai kembali demi kebaikan bangsa dan negara," ucap Boyamin.
Boyamin berharap islah dapat dimulai oleh Ketua KPK Firli Bahuri. Dimana sebagai pihak yang dari umur lebih tua dan memiliki jabatan yang juga cukup tinggi.
"Kami tidak memandang siapa yang benar dan siapa yang salah dalam kasus TWK. Mari kita tutup masa lalu dan membuka lembaran baru untuk sinergi memberantas korupsi," ungkapnya
Boyamin menyebut MAKI juga sudah mengirimkan surat permohonan kepada KPK untuk Filri Bahuri menghadiri pelantikan 44 eks Pegawai KPK menjadi ASN Polri.
Baca Juga: Usai Istri Diperiksa KPK, Mantan Gubernur Alex Noerdin Bakal Disidang
"Sekali lagi kami memohon kehadiran Bapak Firli Bahuri pada saat pelantikan ASN 44 ek-KPK.
Dilantik saat Momen Harkodia
Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Dedi Prasetyo sebelumnya mengatakan, pelantikan digelar pukul 09.00 WIB.
"Pukul 09.00 WIB di Ruang Rapat Utama Mabes Polri," kata Dedi seperti dikutip dari Antara, Rabu.
Dedi menyebut Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia (SDM) Irjen Pol Wahyu Widada akan memimpin langsung pelantikan Novel dan kawan-kawan. Seusai pelantikan mereka akan langsung menjalani pendidikan di Bandung.
Dilantik oleh As SDM selanjutnya akan mengikuti pendidikan di Pusdikmin Bandung," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Cegah Kelelahan dan Dominasi Elit, Titi Anggraini Desak Pemisahan Pemilu Nasional-Daerah
-
Kepala Daerah dan PPPK Tak Perlu Khawatir, Pelaksanaan Pasal 146 UU HKPD Akan Diatur Melalui UU APBN
-
Prabowo di KTT ASEAN: Dunia Sedang Genting, BIMP-EAGA Harus Lebih Adaptif dan Berdampak
-
Dari Jombang hingga Pati: Mengapa Ponpes Terus Menjadi Titik Merah Predator Seks?
-
Sesumbar Donald Trump Usai 3 Kapal Perang AS Dibombardir Iran di Selat Hormuz
-
Skenario Jahat Zionis Israel Terkuak! Ciptakan Krisis Malnutrisi di Gaza
-
Viral Tampilan Sederhana Sultan Brunei Saat Wisuda Anak, Netizen: Tapi Jamnya Rp2,3 Miliar
-
Era Baru Dimulai, Robot Rp234 Juta Disumpah Jadi Biksu Buddha
-
Hantavirus Tewaskan 3 Orang, Bakal Jadi Pandemi? Ini Penjelasan Resmi WHO
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional