Suara.com - Pasangan ganda campuran, Dejan dan Serena menjadi satu-satunya wakil dari Indonesia yang ikut kejuaraan dunia BWF 2021. Simak profil Dejan/Serena berikut.
Ganda campuran asal klub bulutangkis PB Djarum akan berlaga di Huelva, Spanyol. Dejan/Serena menjadi satu-satunya atlet yang lolos dari Pelatnas PBSI untuk kejuaraan dunia dan akan bertolak ke Spanyol pada 9 Desember 2021. Simak berikut profil Dejan/Serena.
Berikut profil Dejan/Serena, satu-satunya wakil Indonesia yang ikut kejuaraan dunia BWF 2021 dirangkum dari berbagai sumber.
Profil Serena Kani
Pemilik nama lengkap Serena Kani ini lahir di Jakarta, 7 September 1999. Dengan tinggi 1,69 meter dan pegangan raket kanan, ia mengawali kariernya di dunia bulu tangkis pada tahun 2012 dengan bergabung dalam klub PB Djarum.
Serena tercatat pernah bermain di nomor ganda putri dan ganda campuran. Beberapa penghargaan bergengsi pernah disabet Serena, seperti peraih medali perak di Kejuaraan Dunia Junior 2015 dan Asia 2017.
Bersama Mychelle Crhystine Bandaso, ia juga memenangkan gelar internasional senior di turnamen Tata Open India International 2016 di nomor ganda putri.
Masih di tahun yang sama dengan pasangan yang sama, Serena mendapatkan medali perak di ajang Singapore International.
Di tahun 2019, Serena dan Dejan Ferdiansyah meraih medali perak di nomor ganda campuran dalam ajang South Australia International.
Baca Juga: Ikut PBSI, Tommy Sugiarto Batal ke Kejuaraan Dunia 2021
Serena juga baru saja menyabet medali emas di nomor ganda putri bersama Ni Ketut Mahadewi Istarani dalam ajang Austrian Open 2021.
Melansir dari laman resmi BWF, Serena tercatat telah bermain sebanyak 266 kali pertandingan ganda putri, dan 94 kali di nomor ganda campuran.
Kini, bersama Dejan Ferdiansyah, Serena menempati posisi 97 ranking di BWF.
Profil Dejan Ferdinansyah
Dejan Ferdinansyah merupakan pria kelahiran Garut, 21 Januari 2000. Dengan pegangan raket di tangan kanan, Dejan juga bermain di nomor ganda putera.
Dejan Ferdinansyah tercatat meraih peringkat 419 pada nomor ganda putra bersama Yantoni Edy. Sementara bersama Ghana Muhammad Al Ilham, Dejan menempati posisi 1296.
Berita Terkait
-
Ikut PBSI, Tommy Sugiarto Batal ke Kejuaraan Dunia 2021
-
Dejan / Serena Satu-satunya Wakil Indonesia di Kejuaraan Dunia 2021?
-
Top 5 Sport : Stoner Sebut Motor MotoGP Zaman Now Terlalu 'Manja', Ini Sebabnya
-
BWF Sampaikan Maaf Langsung ke Ketum KOI soal Insiden All England
-
Bertemu Presiden BWF, NOC Indonesia Kembali Bahas Insiden All England 2021
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Fasilitas Natanz Diserang Israel dan AS, Iran Waspada Bencana Nuklir
-
Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis
-
Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!
-
Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran
-
Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris
-
Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah
-
Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya
-
Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?