"Saya suka wanita. Saya tidak suka laki-laki," kata pria itu kepada polisi.
Pria itu mengatakan kepada polisi bahwa dia ingin Martin berhenti tetapi khawatir jika ia bisa masuk penjara.
Menurut Corcoran, pria itu dipaksa untuk berbicara kepada polisi oleh staf dan hanya mengatakan bahwa dia tidak ingin Martin melakukan seks oral karena dia malu.
Corcoran mengatakan baik pria berusia 43 tahun dan pensiunan yang sekarang sudah meninggal itu dapat memberikan persetujuan sebelum berhubungan seks.
Menurut gugatan itu, tidak ada yang mengajukan keluhan kepada staf di Southampton sebelum penangkapan Martin.
"Panti jompo berbohong kepada polisi negara bagian bahwa laki-laki yang berhubungan seks dengan Martin tidak dapat menyetujuinya,” kata Corcoran.
Pejabat dari Restore Health, yang mengoperasikan panti jompo tersebut, tidak memberikan komentar lebih lanjut mengenai kasus Martin.
Tidak jelas pedoman apa yang diikuti panti jompo dalam kaitannya dengan aktivitas seksual antar penghuni.
Seorang pengacara dengan firma hukum Conshohocken yang mewakili Restore juga menolak untuk memberikan komentar mengenai kasus ini.
Baca Juga: Beli Tiket Pesawat First Class, Maskapai Main Ubah Rute dan Kelas, Komplain Tak Ditanggapi
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
Terkini
-
Diduga Demi Kejar 'Cuan' Bisnis, Anak Usaha Kemenkeu Nekat Suap Ketua PN Depok Terkait Lahan Tapos
-
Kapolres Tangsel Laporkan Gratifikasi iPhone 17 Pro Max ke KPK, Kini Disita Jadi Milik Negara
-
Polda Metro Jaya Bongkar Peredaran Obat Keras, 21 Ribu Butir Disita dari Dua Lokasi
-
Usai Kena OTT KPK, Ketua dan Waka PN Depok Akan Diperiksa KY soal Dugaan Pelanggaran Kode Etik Hakim
-
KPK Sampai Kejar-kejaran, Terungkap Nego Suap Sengketa Lahan di PN Depok dari Rp1 M Jadi Rp850 Juta
-
Penampakan Isi Tas Ransel Hitam Berisi Rp850 Juta, Bukti Suap Sengketa Lahan di PN Depok
-
Bukan Rugikan Negara Rp2,9 T, Pertamina Justru Untung Rp17 T dari Sewa Terminal BBM Milik PT OTM
-
Sidang Hadirkan Saksi Mahkota, Pengacara Kerry: Tidak Ada Pengaturan Penyewaan Kapal oleh Pertamina
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta