Suara.com - Seorang bocah umur 4 tahun di Sydney, Christian King memesan es krim dengan aplikasi pengiriman makanan melalui ponsel ayahnya.
Menyadur The Daily Beast Sabtu (18/12/2021), ia memesan semua gelato rasa favoritnya dan kue ulang tahun. Total pesanannya mencapai Rp 11 juta.
Semua ini bermula ketika sang ayah memberikan ponselnya pada sang anak agar tak mengganggunya ketika menonton pertandingan sepak bola.
Christian meemesan gelato perdananya di Messina Gelato hingga AUD 1.139 yang setara Rp 11 juta. Ia kemudian memberitahu ayahnya, ada sesuatu sedang dalam perjalanan.
Ayahnya, Kris King berkata hampir mengalami serangan jantung berdarah melihat pesanan itu. “Saya membolak-balik layar sekitar 30 kali. Lama sekali pesanannya, seperti 99 kue.”
Sebenarnya, Christian juga memesan 8 atau 9 es krim stroberi dan krim dan gelato dolce ganda kemasan tabung 1.5 liter ke Stasiun Pemadam Kebakaran Newtown, tempat King bekerja sebagai petugas pemadam kebakaran.
King mengatakan putranya “tidak hanya memilih secara acak,” tapi juga memastikan juga mendapatkan dua tiramisu, dua kue jamur, dan sebatang coklat serta kue ulang tahun yang dipersonalisasi.
"Ia mungkin merencanakan ke depan untuk ulang tahunnya di bulan Januari, kata ayahnya." Untungnya UberEats setuju mengembalikan pesanan mereka begitu mengetahui itu adalah pesanan nakal Christian.
Baca Juga: Ternyata Ini Beda Gelato dengan Es Krim, Ada yang Pake Sekop Ada yang Pakai Sendok
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Lolos dari Bandara Soetta, Sabu 4,8 Kg Kiriman dari Iran Disergap di Pamulang!
-
Mendagri Tito Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan
-
Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual
-
Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!
-
Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani
-
Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!
-
Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati
-
Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029
-
Andi Widjajanto: Selat Malaka Adalah Choke Point yang Bisa Seret Indonesia ke Konflik Global
-
Produk Makanan Segera Punya Label Gula, Garam, Lemak Level A-D: Dari Sehat hingga Berisiko