"Ini kepala?" tanya ibunya.
"Kepala sekolah," sahut sang anak.
Ibu ini pun menyebut lambang sila keempat adalah kepala banteng, bukan kepala sekolah. Anaknya lantas berusaha mengingatkan dengan menirukan perkataan sang ibu.
"Eh bukan. Kepala banteng," kata ibunya.
"Kepala banteng," ulang sang anak.
Terakhir, anak itu kembali salah menyebutkan lambang sila kelima. Gambar padi dan kapas itu justru dianggap sang anak sebagai sate.
"Sate (lambang sila kelima),"
"Eh bukanlah. Bukan, itu namanya padi dan kapas," tanda ibunya.
Momen sang anak yang salah kaprak dalam menyebut empat sila Pancasila mendapatkan perhatian Ridwan Kamil. Melalui akun Instagramnya, Ridwan Kamil justru memberikan dukungan.
Baca Juga: Lagi! Ulah Pengendara yang Merokok di Jalan Telan Korban, Warganet Dibuat Geram
"Selamat Pagi, mengajarkan dan menghapalkan Pancasila itu tidak mudah, apalagi mengamalkannya," tulis Mantan Wali Kota Bandung ini seperti dikutip Suara.com, Selasa (21/12/2021).
Menurutnya, menghafalkan Pancasila saja tidak mudah, apalagi harus menerapkannya. Ia pun memberikan dukungan kepada para orang tua yang selalu sabar dalam mengarkan tentang Pancasila ke anak-anak mereka.
"Namun hidup tidak boleh menyerah, karena ini adalah cita-cita bangsa. Semangat untuk para orangtua yang terus konsisten mengajarkan Pancasila kepada anak-anaknya, agar masa depan Indonesia selalu lestari," dukung Ridwan Kamil.
Adapun video bocah itu saat salah menyebut lambang Pancasila dibanjiri komentar kocak warganet. Banyak yang ikut ngakak dan terhibur dengan kepolosan bocah itu.
"Kepala sekolah siapa itu bertanduk," sahut warganet.
"Awali pagi dengan yang ngakak-ngakak," komentar warganet.
Tag
Berita Terkait
-
Lagi! Ulah Pengendara yang Merokok di Jalan Telan Korban, Warganet Dibuat Geram
-
Mengharukan! Kisah Murid Belikan Mobil Gurunya sebagai Tanda Balas Jasa
-
Guru SD Nikah, Murid-Muridnya Datang Bawa Kado Berasa Ngeprank
-
2,43 Juta Warga Jawa Barat Masih Menganggur, Ridwan Kamil: Dampak Pandemi COVID-19
-
Habib Bahar Dilaporkan ke Polisi, Kuasa Hukum: Kita Mau Komunikasi Dulu
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
-
Obsesi Epstein Bangun 'Pabrik Bayi' dengan Menghamili Banyak Perempuan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
Terkini
-
Atasi Sampah di Bali, Menpar Widyanti Siap Jalankan Gerakan Indonesia Asri Arahan Prabowo
-
Cak Imin Ungkap Obrolan PKB Bareng Prabowo di Istana: dari Sistem Pilkada hingga Reshuffle?
-
Geger Tragedi Siswa SD di NTT, Amnesty International: Ironi Kebijakan Anggaran Negara
-
Rute MRT Balaraja Dapat Restu Komisi D DPRD DKI: Gebrakan Baru Transportasi Aglomerasi
-
Wamensos Minta Kepala Daerah Kaltim & Mahakam Ulu Segera Rampungkan Dokumen Pendirian Sekolah Rakyat
-
Dukung 'Gentengisasi' Prabowo, Legislator Demokrat: Program Sangat Menyentuh Masyarakat
-
Pemulihan Pascabencana Sumatera Berlanjut: Pengungsi Terus Berkurang, Aktivitas Ekonomi Mulai Pulih
-
DPR Soroti Tragedi Siswa SD NTT, Dorong Evaluasi Sisdiknas dan Investigasi Menyeluruh
-
Dobrak Kemacetan Jakarta-Banten, Jalur MRT Bakal Tembus Sampai Balaraja
-
Pakar Soal Kasus Chromebook: Bukti Kejagung Bisa Gugurkan Dalih Niat Baik Nadiem Makarim