Suara.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin berharap pemerintah bisa memulai pemberian vaksin ketiga atau booster pada Januari 2022. Untuk mendukungnya, pemerintah akan memperbanyak jumlah vaksinator.
Memperbanyak jumlah vaksinator itu dinilai Ma'ruf dapat mendukung upaya pemerintah untuk melakukan vaksinasi khusus booster dan juga vaksin dosis pertama serta kedua.
"Kita sudah mulai Januari ini di samping menyelesaikan yang 1 dan 2 juga sudah mulai masuk ke booster sehingga dilapis," kata Ma'ruf usai menghadiri acara peluncuran Buku Historiografi Khittah dan Politik Nahdlatul Ulama karya Ahmad Baso serta Kitab Tukhfatul Qosi Waddani, Biografi Syekh Nawawi Al Bantani karya K.H. Zulfa Mustafa di Lampung, Rabu (22/12/2021).
Bukan perkara mudah menurut Ma'ruf melangsungkan proses vaksinasi Covid-19 di Indonesia. Pasalnya, masih banyak penduduk yang tinggal di pulau-pulau kecil sehingga butuh perjuangan bagi vaksinator bisa mencapainya.
Selain itu, melihat banyaknya jumlah penduduk di Indonesia, Ma'ruf menilai penambahan personel vaksinator juga perlu dilakukan.
"Jadi kita akan memperbanyak vaksinatornya, vaksinnya sudah cukup, tinggal vaksinatornya kita perbanyak dari semua kalangan," ujarnya.
Di samping upaya tersebut, Ma'ruf bersyukur kalau Indonesia menjadi salah satu negara yang dikatakan sukses dalam menangani pandemi Covid-19.
"Covid-19 kita landai kita dianggap sudah di level 1 Indonesia itu jadi salah satu yang terbaik di dunia, ini pertolongan Allah ya."
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
-
Prabowo Tunjuk Juda Agung jadi Wamenkeu, Adies Kadir Resmi Jabat Hakim MK
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
-
Juda Agung Tiba di Istana Kepresidenan, Mau Dilantik Jadi Wamenkeu?
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
Terkini
-
Jika BPJS Mati Rumah Sakit Dilarang Tolak Pasien Darurat, Ini Penjelasan Mensos!
-
OTT Pejabat Pajak, KPK Sebut Kemenkeu Perlu Perbaiki Sistem Perpajakan
-
KPK Ungkap Kepala KP Pajak Banjarmasin Mulyono Rangkap Jabatan Jadi Komisaris Sejumlah Perusahaan
-
Roy Suryo Cs Desak Polda Metro Bongkar Bukti Ijazah Palsu Jokowi, Kombes Budi: Dibuka di Persidangan
-
JPO Sarinah Segera Dibuka Akhir Februari 2026, Akses ke Halte Jadi Lebih Mudah!
-
Pasien Kronis Terancam Buntut Masalah PBI BPJS, DPR: Hak Kesehatan Tak Boleh Kalah Oleh Prosedur
-
Penampakan Uang Rp1,5 M Terbungkus Kardus yang Disita KPK dari OTT KPP Madya Banjarmasin
-
Kepala KPP Madya Banjarmasin Mulyono Pakai Uang Apresiasi Rp800 Juta untuk Bayar DP Rumah
-
Harga Pangan Mulai 'Goyang'? Legislator NasDem Minta Satgas Saber Pangan Segera Turun Tangan
-
Kritik Kebijakan Luar Negeri Prabowo, Orator Kamisan Sebut RI Alami Kemunduran Diplomasi