Suara.com - Series Layangan Putus yang dibintangi oleh Reza Rahadian, Putri Marino, dan Anya Geraldine berhasil membuat para penonton geregetan.
Tidak hanya itu, para istri pun kini menjadi meningkatkan kewaspadaannya terhadap tingkah suami. Sementara itu, para suami mulai resah dengan para istri yang mulai parno.
Begitu pula dengan seorang pria dalam video TikTok yang diunggah oleh @faysal_mlg, Senin (27/12/2021).
"Suami-suami mulai resah," tulisnya sebagai keterangan unggahan seperti dikutip Suara.com, Selasa (28/12/2021).
Melalui videonya, pria ini menyampaikan surat terbuka untuk Reza Rahadian selaku aktor yang memerankan karakter Aris di Layangan Putus.
"Surat terbuka untuk Mas Reza Rahardian," ucapnya dalam video tersebut.
Pria ini mengaku kini hidupnya menjadi tersudutkan oleh istri gara-gara series Layangan Putus yang tengah nge-hits di berbagai kalangan masyarakat itu.
"Mas, kenapa sih filmnya kayak gitu? Kita para suami sekarang tersudutkan, Mas," ujarnya.
Pria ini mengaku bahwa istrinya selalu melakukan video call saat ia pergi. Ia juga menyatakan bahwa kini kaum wanita sudah banyak yang pintar menyangkut masalah seperti ini.
Baca Juga: Efek Parno Nonton Layangan Putus, Suami Auto Jadi Korban Kecurigaan Istri: Gara-gara Aris
"Aku pergi divideo call, pulang pergi dicek mutasi. Kenapa korbannya selalu perempuan Mas dan sekarang perempuan udah banyak yang pinter" lanjutnya.
Pria ini kemudian bertanya-tanya mengapa akting yang ditampilkan oleh Reza Rahadian seakan-akan seperti nyata.
"Aktingmu itu kenapa seperti nyata yang ku lakukan? HP-ku sekarang dicek Mas," keluhnya.
Lebih lanjut, ia bertanya-tanya kepada Reza Rahadian mengapa perselingkuhannya harus ketahuan oleh istrinya di series Layangan Putus.
"Oalah Mas Reza..Mas Reza.. Kenapa harus ketahuan? Kan bisa filmnya dibuat nggak ketahuan kan?," lanjut pria ini.
Ia mengaku bahwa setelah sang istri nonton Layangan Putus, lingkup mainnya menjadi sempit lantaran sang istri menjadi sangat posesif.
Tag
Berita Terkait
-
Jadi Pelakor di Serial Layangan Putus, Anya Geraldin Pilih Diselingkuhi Daripada Selingkuh
-
Efek Parno Nonton Layangan Putus, Suami Auto Jadi Korban Kecurigaan Istri: Gara-gara Aris
-
Bikin Gregetan Jadi Pelakor di Layangan Putus, Anya Geraldine: Cuma Akting
-
Serial "Layangan Putus" Kisah Nyata Inspiratif Banyak Perempuan Tersakiti
-
Main Web Series Layangan Putus, Reza Rahadian Siap Dibenci Masyarakat
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mojtaba Khamenei Tegaskan Tidak Mau Perang Tapi Tetap Pertahankan Seluruh Hak Bangsanya
-
Inovasi Unik dari Lombok Timur: Budidaya Madu Trigona di Atas Pohon Mangrove Tengah Laut
-
Tak Terima Ditegur 'Ngintip' Adik Ipar Mandi, Pemuda di Cakung Bacok Kepala Kakak Kandung!
-
Mojtaba Khamenei Klaim Kemenangan Iran Atas Amerika Serikat, Siapkan Strategi Baru di Selat Hormuz
-
Imbas Konflik Timur Tengah: Harga Plastik di Jakarta Melonjak 40 Persen, Penjual Makanan Menjerit!
-
Selat Hormuz Ditutup Lagi Akibat Israel Serang Lebanon, Iran Murka Gencatan Senjata AS Dilanggar
-
Anak Urus Anak: KPI Bongkar Fakta Pahit di Balik Maraknya Pernikahan Dini di Indonesia
-
Sekutu Mulai Pecah Kongsi? Inggris Kecam Trump dan Tuntut Gencatan Senjata di Lebanon
-
TNI AL Latih UMKM Pesisir Olah Hasil Laut dan Kedelai, Dorong Kemandirian Ekonomi