Suara.com - Penyanyi senior dan bintang sinetron Nindy Ellesse meninggal dunia usai berjuang melawan penyakit kanker yang dideritanya. Untuk mengenang sosoknya, simak profil Nindy Ellesse berikut ini.
Nindy menghembuskan nafas terakhirnya di usianya yang ke-54 tahun pada Minggu, 2 Januari 2022 kemarin di Jakarta. Sebelum meninggal dunia, Nindy sempat melakukan kemoterapi yang ia unggah melalui media sosialnya. Ia berjuang melawan kanker payudara yang dideritanya pada tahun 2017 silam.
Jenazah Nindy Ellesse akan dimakamkan di San Diego Hills, Karawang Barat pada Selasa, 4 Januari 2022 pada pukul 13.30 WIB esok hari. Lantas siapa Nindy Ellesse sebenarnya? Berikut profil Nindy Ellesse.
Profil Nindy Ellesse
Nindyani Karyawati Pattikawa atau yang dikenal sebagai Nindy Ellesse adalah seorang penyanyi yang eksis di tahun 1980an. Selain itu, Nindy juga berprofesi sebagai presenter, penulis, bintang sinetron dan bahkan seorang politikus.
Nindy lahir di Ambon, 16 April 1967 yang merupakan anak kedua dari lima orang bersaudara. Pada tahun 1998, Nindy menikah dengan Willem F. Laoh. Dari pernikahannya, keduanya dikaruniai seorang anak bernama Jeremy Timothy F. Laoh.
Nindy Ellesse pertama kali terjun di dunia hiburan sejak ia merilis sejumlah single seperti Naluri Seorang Wanita (1986), Omong Kosong (1987) dan Ku Ingin Berteduh di Matamu (1988).
Dengan karirnya sebagai seorang penyanyi, Nindy kemudian tergabung dalam sebuah grup musik yang bernama Trio Glamendy yang tergabung antara lain Gladys Suwandhi, Mega Selvia dan Nindy Ellesse. Trio Glamendy kemudian merilis album seperti Just Boy Friend (1991) dan Cukur Dulu Kumismu (1993).
Baca Juga: Zikri Daulay Ciuman dengan Ayu Aulia, Cassandra Angelie Dibebaskan
Nindy Ellesse pernah membintangi sejumlah film seperti “Terang Bulan di Tengah Hari”. “Catatan si Doi”, dan “Lintar Ketika Musim Duren Tiba” pada tahun 1998. Tidak hanya film, Nindy juga membintangi sinetron “Trauma Marisa” pada tahun 1995.
Pada tahun 2000, Nindy merilis album rohani dengan salah satu albumnya bertajuk “Yesus Ku Cinta Kau”.
Berjuang Melawan Kanker
Nindy Ellesse diketahui telah berjuang melawan kanker payudaranya sejak tahun 2017 dan harus menjalani berbagai macam operasi dan kemoterapi. Ia juga dikabarkan telah sembuh dari kanker pada Maret 2020 silam.
Demikian adalah profil Nindy Ellesse, penyanyi senior yang meninggal dunia pada Minggu, 2 Januari 2022 melawan kanker yang dideritanya.
Kontributor : Muhammad Zuhdi Hidayat
Tag
Berita Terkait
-
Zikri Daulay Ciuman dengan Ayu Aulia, Cassandra Angelie Dibebaskan
-
Paru-Paru Nindy Ellesse sebelum Meninggal Penuh Cairan, Kenali Gejalanya!
-
Nindy Ellesse Meninggal karena Paru-Paru Penuh Cairan, Waspadai Penyebabnya!
-
Paru-paru Nindy Ellesse Dipenuhi Cairan Sebelum Meninggal, Ini Sebab dan Gejalanya
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Rudy Masud Didemo di Kaltim, Sekjen Golkar Ingatkan Kader: Peka ke Rakyat, Hindari Gaya Hidup Mewah
-
Cara Mudah Membuat Nama dari Your Name In Landsat NASA Secara Gratis
-
Ukraina Terancam Krisis Senjata Akibat Amerika Serikat Terlalu Fokus Urus Perang Iran
-
Amerika Serikat Kirim Kapal Induk Ketiga ke Timur Tengah, Tekan Iran Percepat Negosiasi Damai
-
Italia Ganti Patung Yesus yang Dirusak Tentara Israel di Lebanon
-
Pengadilan Kriminal Internasional Adili Rodrigo Duterte Atas Tuduhan Pembunuhan Massal di Filipina
-
Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan
-
Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti
-
YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil
-
UU PPRT Disahkan, Akademisi UGM Soroti Celah Sanksi dan Kesiapan Jaminan Sosial