Suara.com - Ada perbedaan data signifikan soal kasus Omicron yang disampaikan oleh Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dengan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria, Senin (3/1).
Riza mengatakan kasus omicron di Jakarta sudah mencapai 162 kasus. Sedangkan Luhut menyebut di Indonesia temuan omicron baru 152 pasien.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Dwi Oktavia membenarkan saat ini sudah ada 162 kasus omicron di Jakarta sesuai kata Riza. Ia pun memberikan penjelasan mengapa data yang disampaikannya bisa berbeda.
Dwi menyebut perbedaan itu terjadi karena waktu pemotongan data atau cut off penambahan kasus Omicron antara DKI dan pusat.
"(Perbedaan jumlah kasus Omicron) itu masalah timing, cut off begitu," kata Dwi saat dikonfirmasi, Selasa (4/1/2022).
Karen itu, Dwi menyebut pihaknya sudah melaporkan penambahan data tersebut kepada Kementerian Kesehatan.
"Kalau yang di situ, baik yang dirilis kemenkes dan jakarta selalu singkronisasi. Misalnya di Kemenkes belum ada nama si A, atau di kita belum ada, kita langsung masukkan," jelasnya.
Ia menyebut dari total 162 kasus Omicron yang terdeteksi di Jakarta, mayoritas merupakan pelaku perjalanan luar negeri. Sementara, enam kasus di antaranya tertular dari transmisi lokal.
Tiap pasien yang terjangkit omicron di Jakarta menjalani isolasi di Wisma Atlet Kemayoran, RS Sulianti Saroso, dan fasilitas isolasi lainnya. Mereka harus menjalani karantina dan tak diizinkan isolasi di rumah masing-masing.
Baca Juga: Wagub DKI Sebut Orang Tua Berhak Larang Anaknya Ikut PTM
"Kita tahu Omicron akan punya potensi makin banyak (menular). Jadi, kita tentu berusaha memperlambat. Jangan sampai penularan terlalu mudah karena kondisi isolasi yang tidak ideal kalau dirumah. Maka, sebisa mungkin kita saat ini isolasi terkendali," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
Terkini
-
Tantangan Rencana Rehabilitasi Pascabencana di Sumut: Banyak Rumah Rusak Tak Masuk Kriteria Bantuan
-
Giliran Ancaman Banjir Rob Hantui Pesisir Jakarta hingga 20 Januari
-
Kemenag Buka Penerimaan Murid Baru Madrasah 2026/2027, Bisa Daftar Online
-
Gaya Gibran Saat Kunker ke Papua: Kalungkan Noken dan Disambut Tari Tifa di Biak
-
Negara Nyaris Tekor Rp60 Miliar, KPK Bongkar Skandal 'Main Mata' Petugas Pajak Jakut
-
Waspada! Tol Bandara Soetta Tergenang Pagi Ini, Lalu Lintas Macet Merayap
-
Tak Lagi Tampilkan Tersangka, KPK Diminta Seimbangkan Transparansi dan HAM
-
Tol Arah Bandara Soetta Masih Terendam, Lalin Tersendat, Cek Titik Genangan Ini
-
Usai Reses, 294 Anggota DPR Hadiri Rapat Paripurna Perdana Tahun 2026
-
11 Jam Geledah Kantor Pajak Jakut, KPK Sita Duit Valas Terkait Suap Diskon Pajak Rp60 M