Suara.com - Ustaz Yusuf Mansur ikut menanggapi soal fenomena adopsi boneka arwah atau spirit doll yang dilakukan sejumlah kalangan artis.
Berbeda dari lainnya, Ustaz Yusuf Mansur justru tidak melarang untuk mengadopsi boneka arwah.
Pasalnya, fenomena adopsi boneka arwah ini menuai pro dan kontra dari publik.
Beberapa orang menyebut boneka tersebut diisi arwah anak kecil lalu dirawat seperti makhluk hidup.
Ustaz Yusuf Mansur memberikan pendapatnya mengenai fenomena boneka arwah tersebut.
Dikutip dari Hops.id--jaringan Suara.com, Ustaz Yusuf Mansur justru memberikan respon positif.
Ia menilai boneka arwah tersebut dapat menjadi simbol bahagia bagi si pengadopsi.
Ustaz Yusuf Mansur mengaku masih mentolerir fenomena adopsi boneka arwah.
"Saya pribadi masih mentolerir sebagai simbol bahagia, buat yang belum punya anak keturunan," ujarnya, dikutip dari Hops.id--jaringan Suara.com.
Baca Juga: Ramai Fenomena Adopsi Boneka Arwah, Muhammadiyah Angkat Bicara
Lebih lanjut, Ustaz Yusuf Mansur membeberkan manfaat dari mengadopsi boneka arwah.
"Dan sebenarnya ada yang lebih hebat dari itu, yaitu apa? Angkat anak, anak bayi," lanjutnya.
Menurutnya, dengan mengadopsi boneka arwah mampu tercipta ikatan batin yang membahagiakan.
"Kemudian ngasuh sehingga terjadi sentuhan perasaan, energi," ungkapnya.
Kata Furi Harun
Sementara itu, Furi Harun yang juga mengoleksi boneka arwah atau spirit doll mengatakan tidak ada hubungan dengan pesugihan, penglaris, santet atau ilmu hitam lainnya.
Ia mengatakan, salah apabila berpikir boneka arwah bisa mendatangkan rezeki atau mengirim santet. Si pemilik harus mengasuh boneka dengan baik layaknya anak sendiri.
"Diasuh dengan baik, ajak tinggal bersama di rumah kita dalam bentuk boneka supaya arwah tersebut tidak dijadikan media untuk mengantarkan santet atau hal-hal negatif," ujarnya.
Furi Harun mengatakan orang tua yang mengadopsi boneka arwah tersebut harus menafkahi.
"Karena ini bukan pesuihan dan tidak ada tumbak, jadi orang tua asuh harus bekerja. Merawat anak asuh butuh biaya seperti pakaian, susu, cemilan, dan itu harus disediakan," ungkapnya.
Berita Terkait
-
Soal Tren Spirit Doll, Ustad Beri Saran: Adopsilah Anak Yatim Piatu
-
Fenomena Rawat Boneka seperti Anak, Muhammadiyah Ambil Sikap Tegas
-
Tanggapi Tren Rawat Boneka Arwah, Muhammadiyah : Tak Masuk Akal
-
Ramai Fenomena Adopsi Boneka Arwah, Muhammadiyah Angkat Bicara
-
Ivan Gunawan Anggap Boneka Sebagai Anak, Ustaz Yusuf Mansur Bereaksi
Terpopuler
- Bukan Hanya Siswa, Guru pun Terkena Aturan Baru Penggunaan Ponsel di Sekolah Sulbar
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
Pilihan
-
Resmi! Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh Pada Kamis 19 Februari 2026
-
Hilal Tidak Terlihat di Makassar, Posisi Bulan Masih di Bawah Ufuk
-
Detik-detik Warga Bersih-bersih Rumah Kosong di Brebes, Berujung Temuan Mayat dalam Koper
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
Terkini
-
Rano Karno Yakin Parkir Liar di Tanah Abang Bisa Tertib Dalam 3 Hari
-
Mulai Puasa Rabu Besok, Masjid Jogokariyan dan Gedhe Kauman Jogja Gelar Tarawih Perdana
-
Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh 19 Februari 2026, Ini Penjelasan Kemenag
-
Kemenag Tetapkan 1 Ramadan Pada Kamis 19 Februari, Mengapa Beda dengan Muhammadiyah?
-
Bertemu Wakil Palestina di PBB, Menlu Sugiono Tegaskan Dukungan Indonesia
-
Getok Tarif Parkir Rp100 Ribu, Polisi Ciduk 8 Jukir Liar di Tanah Abang
-
Resmi! Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh Pada Kamis 19 Februari 2026
-
Komdigi Siapkan Aturan Penggunaan AI, Lokataru Endus Motif Kepentingan Bisnis dan Politik
-
Sambangi Kelenteng Bio Hok Tek Tjeng Sin, Rano Karno Gaungkan Pesan Keadilan di Tahun Baru Imlek
-
Lokataru Minta Masalah Kebocoran Data Nasional Dievaluasi Sebelum Bahas RUU KKS