Suara.com - Angka penularan varian baru Covid-19 B.1.1.529 atau omicron di Jakarta semakin bertambah dan sudah menyentuh 407 kasus. Kendati demikian, kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100 persen di sekolah tetap dilaksanakan.
Kepala Sub Bagian Humas Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Taga Radjagah, mengatakan PTM 100 persen masih bisa dijalankan selama aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) masih level 2. Hal ini disebutnya sudah sesuai dengan Surat Keputusan Bersama empat menteri.
"Kalau PPKM masih level 2 kita masih melaksanakan 100 persen," ujar Taga saat dikonfirmasi, Senin (10/1/2022).
Taga menyatakan pihaknya hanya menjalankan instruksi dari pemerintah soal penerapan PTM. Jika nantinya ada perubahan dalam aturan PPKM, maka pihaknya siap melakukan penyesuaian.
"Jika bergerak ke level 3, maka ada di dinkes dan di SKB empat menteri langsung dibuat kebijakan baru, hanya 50 persen, dan juga pembelajaran seperti yang waktu itu 2021," jelasnya.
"Untuk saat ini belum ada evaluasi untuk dihentikan PTM 100 persen," tambahnya menjelaskan.
Masalah penularan omicron disebutnya menjadi wewenang dari Dinas Kesehatan. Selama aturan masih sama, pembelajaran tatap muka 100 persen akan terus jalan.
"Kalau jika Kemenkes berikan rekomendasi bahwa ini sudah akan level tiga ya kita akan segera menyesuaikan. Karena di SKBnya masih boleh. Level 1 atau 2 PTM-nya 100 persen," pungkasnya.
Baca Juga: Banyak WNI Pulang dari Luar Negeri Terpapar Omicron, Menparekraf Sandiaga Angkat Bicara
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Gempa Beruntun M 5,5 Guncang Karatung dan Melonguane Sulawesi Utara
-
Gunung Semeru Lima Kali Erupsi Hari Ini, PVMBG Ungkap Lima Titik Waspada
-
Gus Ipul Ajak ASN Kemensos Turun Ground Check DTSEN
-
Kisah Dokter Diaspora Terobos Sekat Birokrasi demi Misi Kemanusiaan di Sumatra
-
Sarmuji Luruskan Fatsun Politik Fraksi Golkar: Bukan Larang Kritik Prabowo-Gibran, Tapi Ada Etikanya
-
Respons Keluhan Warga, Kemensos Libatkan YLKI Awasi Penonaktifan BPJS PBI
-
Niat Gasak HP ASN di Tengah Gemerlap Imlek di Bundaran HI, Pria Paruh Baya Diciduk
-
Geledah Rumah di Ciputat, KPK Sita Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar Terkait Kasus Bea Cukai
-
Ancaman Bagi Koruptor! Gibran Ingin Aset Hasil Judol Hingga Korupsi Disita, Apa Kata Pukat UGM?
-
Penumpang LRT Jabodebek Usul Penambahan Gerbong Khusus Wanita Guna Cegah Pelecehan