Suara.com - Kisah pilu seorang remaja yang merawat adik-adiknya viral di media sosial. Ia rela merawat adik-adiknya karena sang ayah meninggal dan ibu menikah lagi.
Video tersebut diunggah oleh akun Twitter @/handajani10 pada Minggu (9/1/2022). Dalam video itu memperlihatkan suasana rumah yang ditinggali oleh remaja tersebut.
"Kisah pilu remaja rela rawat adik-adiknya setelah ayah meninggal dan ibu menikah lagi," tulis keterangan video dikutip Suara.com, Senin (10/1/2022).
Dalam video, tampak sebuah rumah kecil yang ditinggali oleh remaja ini bersama adik-adiknya yang masih balita. Sementara itu, remaja yang menjadi anak sulung masih berusia 14 tahun.
Tidak diketahui jumlah adik yang dirawatnya, namun dalam video terdapat enam orang termasuk remaja tersebut.
Setelah ayahnya tiada, remaja yang menjadi anak sulung itu dipaksa oleh keadaan untuk menghidupi adik-adiknya sementara sang ibu mengikuti suaminya usai menikah kembali.
Menurut keterangan, kakak tertua berhenti sekolah demi bekerja di kilang padi. Hal itu dilakukannya untuk menghidupi adik-adiknya.
Adik perempuannya bertugas mengasuh adik-adik lain yang masih balita.
"Sang abang tertua berhenti sekolah demi bekerja di kilang padi untuk menghidupi adik-adiknya, si adik perempuan bertugas mengasuh adik-adiknya yang masih balita. Mereka saling asah, asih, dan asuh bersama," lanjut keterangan tersebut.
Baca Juga: Cinta Terhalang Kasta Kereta, Pria Ditolak Mentah-Mentah oleh Wanita di Gerbong Sebelah
Dalam video, tampak seorang remaja laki-laki yang diduga merupakan anak sulung tersebut. Ia duduk di dalam rumah bersama adik-adiknya yang lain.
Rumah yang ditinggalinya terlihat sudah rusak di beberapa bagian, termasuk pintunya yang tampak sudah berlubang dan tripleknya sobek.
Anak sulung yang menjadi tulang punggung itu menolak untuk dipisahkan dengan adik-adiknya untuk dimasukkan ke panti asuhan atau panti sosial.
Remaja itu rela banting tulang demi adik-adiknya agar mereka tidak merasa kelaparan. Bahkan, remaja itu menolak jika adik-adiknya dimasukkan ke panti asuhan.
"Abang tertua mereka tidak ingin dipisahkan dengan adiknya dimasukkan ke panti asuhan atau panti sosial, abang tertua rela bekerja banting tulang demi adik-adiknya agar tidak kelaparan," lanjut keterangan video.
Adik paling kecil terlihat masih sangat kecil. Mereka berada di dalam ruangan yang diduga merupakan kamar.
Berita Terkait
-
Viral Pemotor Terkapar Tabrak Pintu Mobil yang Dibuka Mendadak, Netizen Soroti Hal Ini
-
Anak Beri Kejutan untuk Bapak, saat Tangan Terbuka Ekspresi Bapaknya Menggemaskan
-
Nyesek, Curhat Pilu Cewek Dipanggil Begini oleh Teman Sekolah, Pas Tahu Artinya Bikin Syok
-
Terima Laporan dari Warga, Petugas Damkar Kobar Berhasil Gagalkan Aksi Pencurian
-
Viral Lelaki Tak Mau Diajak Ke Kos-kosan kekasih, Alasannya Bikin Salut
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia
-
Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma
-
Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi
-
Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas
-
Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo
-
PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah
-
Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor
-
Idrus Marham: Kebijakan Prabowo Sudah Baik, Tapi Harus Dijelaskan kepada Rakat
-
Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja
-
Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura