Suara.com - Gerombolan monyet liar yang mengamuk menyebar teror di sebuah kota di Thailand karena mereka kecanduan minuman manis sambil memakan pisang.
Menyadur Daily Mail Senin (17/1/2022), monyet liar yang jumlahnya ribuan itu tawuran di Kota Lopburi, sekitar 90 mil utara ibu kota Bangkok.
Kota ini terkenal dengan populasi monyetnya yang membawa turis dari seluruh dunia, bahkan penduduk setempat mengadakan festival tahunan untuk menghormati hewan ini.
Populasi monyet Lopburi berlipat ganda selama pandemi dan mereka terlena dengan makanan ringan dan minuman manis yang diberikan turis ketika berkunjung ke kota itu selama pelonggaran pembatasan virus corona.
Sekarang, jalanan kota dirusak oleh ribuan monyet untuk berebut gula dan bersaing keras untuk junk food, bahkan juga menandai wilayahnya masing-masing.
Rekaman yang diambil pada hari Selasa menunjukkan lusinan hewan berkeliaran di jalanan, melompati mobil, memanjat manusia dan bahkan mencuri makanan dan barang-barang mereka.
Video menunjukkan warga membagikan tabung plastik berisi gula dan sirup dan monyet-monyet itu mengisapnya hingga kering sebelum mengejar seorang pria yang membagikan pisang.
Kurangnya rasa takut mereka terhadap manusia menunjukkan perilaku yang sangat berani, memanjat kaca depan kendaraan yang bergerak dan melompati semua orang di jalan.
Penduduk setempat mengatakan bahkan ada geng saingan yang menandai wilayah mereka - yang mengakibatkan tawuran antar geng monyet ketika hewan itu bertemu.
Baca Juga: Sinopsis F4 Thailand Episode 4: The Broken Door
Pemerintah mencoba untuk mengendalikan populasi monyet liar dalam beberapa tahun terakhir tapi tak dapat menekan jumlahnya karena terus berkembang biak.
Sejumlah besar monyet disterilkan tahun 2020 setelah jumlah mereka tak terkendali selama pandemi.
Departemen satwa liar memikat hewan itu ke dalam kandang dengan buah dan membawanya ke klinik untuk dibius, disteril dan diberi tato kebiri untuk menandai - tapi pihak berwenang tidak bisa mengikutinya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Cerita Menegangkan Jurnalis Venezuela Terjebak di Lift saat Gempa Bumi, Tambah Kaget Lihat Medsos
-
Laporan Awal, 32 Orang Tewas karena Gempa Bumi Venezuela
-
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Didakwa Terima Suap Uang dan Rumah Rp4,9 Miliar
-
Geger Suap BEM FH UBK, Tiyo Singgung Pernyataan Prabowo: Mungkin Beliau Tidak Hanya Tahu
-
Viral Ketua PBNU Singgung Muhammadiyah dan Marwah Kiai NU, Ini Faktanya
-
Donald Trump Kirim Bantuan ke Venezuela usai Sergap Nicolas Maduro: Amerika Bersama Teman Baru
-
Lawan Dakwaan Jaksa, Richard Lee Siapkan Eksepsi 24 Halaman Bongkar Kasus Kosmetik
-
No Ribet, SPayLater SatSet Hadir di Jakarta Fair Kemayoran 2026 untuk Layani Kenyamanan Pengunjung
-
Status JC Ditolak, DPR Minta LPSK Tak Beri Perlindungan Sony Sanjaya
-
Pramono Anung ke Jajaran: Tertibkan Parkir Liar Harus Tegas, Tapi Jangan Berlebihan!