Suara.com - Seorang youtuber terkenal di Irak, Mohammad al Essawi diduga melakukan tembak mati pada putrinya yang berusia 14 tahun, Shahed karena membuka pintu untuk pria yang ingin melamarnya.
Menyadur Al Bawaba Senin (17/1/2022), tagar bernada protes trending di media sosial tentang peristiwa yang terjadi di Basra, kota terbesar kedua setelah Baghdad di Irak.
Tagar pembunuhan ini terus berlanjut seperti #Haq_Syahd_Al-Issawi, #criminal_Mohamed_Al-Issawi, #no_ashraf_in_honor_crimes yang ditulis dalam bahasa Arab.
Situs web Arab melaporkan al Essawi pulang ke rumah lalu melihat seorang pemuda berdiri di pintu depan dan berbicara dengan putrinya. Dia sangat marah dan mulai mencaci maki.
Media mengatakan beberapa hari sebelumnya keluarga pemuda itu melamar putri al Essawi tapi ditolak oleh ayahnya.
Setelah diperingatkan dengan keras, sang ayah menabrak rumahnya, mengambil senjata dan menembak putrinya dengan point-plank sebanyak tiga kali.
Sementara istrinya, memohon padanya untuk tak melakukan tembak mati pada putrinya tapi ia tak bisa menghentikan suaminya yang sedang marah.
Kisah ini beredar dengan banyak versi di media dan beberapa orang mengatakan gadis itu membuka pintu karena berpikir itu adalah saudara laki-lakinya.
Menurut berita lain, al Essawi melakukan tembak mati pada putrinya karena ada sesuatu yang mencurigakan dan membunuhnya adalah cara untuk membersihkan kehormatan keluarga.
Baca Juga: Israel Tembak Mati Anak Laki-laki Palestina Berusia 13 Tahun
Netizen menuntut hukuman yang lebih berat untuk pembunuhan demi kehormatan yang maksimum dalam kasus ini hanya tiga tahun. Banyak dari mereka yang mencuit kekejaman terhadap wanita Irak harus dihentikan.
Dilaporkan, setelah menembak putrinya, pria itu melarikan diri. Sementara itu, setelah diperiksa secara medis, gadis ini ternyata masih perawan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Proyek IT MBG Rp1,2 T Dituding Gaib, Kepala BGN Pastikan Anggaran Nyata dan Transparan
-
Bukan Sekadar Pelengkap, Sekjen KPP RI: Legislator Perempuan Kini Bagian dari Pengambil Kebijakan
-
Jadi Tersangka, Eks Kadis LH Jakarta Asep Kuswanto Lalai Kelola Bantargebang Sejak 2024
-
PKS Mendadak Copot Khoirudin dari Kursi Ketua DPRD DKI Jakarta, Ada Apa?
-
Istri Nadiem Makarim Sambangi DPR RI, Minta Audensi Terkait Kasus Chromebook
-
Jutaan Laporan Masuk, KAI Temukan Puluhan Kasus Pelecehan Seksual
-
Refly Harun Sebut Kabar Berkas Roy Suryo P21 Cuma Karangan: Jaksa Belum Terima Apa Pun!
-
Ketegangan Amerika SerikatIran Memanas, Ancaman Militer Menguat Jelang Akhir Gencatan Senjata
-
Pakar: Pakta Pertahanan Indonesia dan AS Bikin China Berpotensi Tercekik, Kenapa?
-
Setahun Aksi Gruduk Rumah Jokowi, Rustam Klaim Dukungan Publik Menguat