Suara.com - Seorang lansia berusia 63 tahun di Jepang dan pasangannya ditangkap polisi karena membobol sekolah yang sedang tutup karena musim dingin.
Menyadur Sora News 24 Jumat (21/1/2022), pria ini nekat menerobos masuk ke bekas sekolahnya karena ingin mengambil kembali barang yang disita gurunya 40 tahun lalu.
Bersama pasangannya yang berusia 58 tahun, mereka berharap menemukan informasi kontak gurunya di catatan milik sekolah.
Pasangan lansia yang sama-sama pernah sekolah di sana memasuki ruang staf dan tanpa diduga, seorang karyawan mendengar mereka berbicara dengan suara keras.
Staf itu lalu memanggil polisi untuk melaporkan penyusup. Tak lama, petugas tiba dan menangkap mereka karena masuk tanpa izin. Keduanya dilaporkan dalam keadaan mabuk saat penangkapan.
Sekolah itu berada di Mikasa, sebelah barat kota tetangga Iwamizawa, tempat pasangan itu tinggal.
Netizen ramai-ramai mengomentari cerita itu di platform Japan Today sambil mengenang pengalaman masa kecil mereka sendiri.
"Ketika masih kecil, seorang pria paruh baya masuk ke sekolah kami pada malam hari karena dia ingin duduk di meja lamanya," kata seorang pengguna. "Aku tidak tahu apakah dia mabuk."
"Saya terkejut mereka menyita barang-barang di masyarakat yang bebas," seru netizen lainnya, menambahkan pasangan dibesarkan di balik tirai besi di mana guru sering menyita permen, model mobil mainan, atau barang cetakan.
Baca Juga: Disebut Mas Aris Versi Jepang, Viral Kisah Perselingkuhan Aktor yang Mirip Serial Layangan Putus
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
8 Fakta Kecelakaan Maut Bus ALS vs Truk BBM di Muratara, 16 Orang Tewas Terbakar
-
6 Fakta Kebakaran Rumah di Tanjung Barat yang Tewaskan Anggota BPK Haerul Saleh
-
Dapat Salam dari Gus Yaqut yang Ditahan KPK, Begini Respons Mensos Gus Ipul
-
DPR Dukung Usulan Blacklist Pelaku Politik Uang di Revisi UU Pemilu
-
Viral! Akun Ini 'Ramal' Kemunculan Hantavirus di 2026 pada Juni 2022, Kok Bisa?
-
Persija Mengungsi ke Samarinda saat Lawan Persib, Milad GRIB Jaya di Senayan Dihadiri 20 Ribu Orang
-
Jaga Wilayah Kelola Adat, UNDP Gandeng GEF-SGP Buka Proposal Hibah ICCA-GSI Phase 2
-
Ancaman Hantavirus! 3 Warga Kanada Dikarantina Usai Wabah Renggut 3 Nyawa di MV Hondius
-
Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar MV Hondius Picu Kewaspadaan, 3 Penumpang Dilaporkan Meninggal
-
Kasus Korupsi Haji Belum Rampung, Penahanan Gus Yaqut Diperpanjang 30 Hari