Suara.com - Cerita seorang bocah yang diludahi saat mengambil bola menggelinding di pekarangan rumah tetangganya menjadi viral. Ibu bocah itu sampai mengamuk saat mengetahui anaknya diludahi sang tetangga.
Kisah ini dibagikan oleh akun Twitter @SeputarTetangga. Akun ini membagikan tangkapan layar curhatan seorang warga yang menjadi saksi kejadian tersebut.
"Imagine spitting to others in the middle of the pandemic. So eww. (Bayangkan meludah ke orang lain di tengah pandemi. So eww)," tulis akun ini sebagai keterangan Twitter seperti dikutip Suara.com, Sabtu (22/1/2022).
Warga ini mengatakan kejadian bocah tersebut diludahi sudah lama terjadi. Ia menceritakan daerah rumahnya itu memang banyak anak-anak lelaki yang seumuran.
Bocah-bocah itu kerap bermain bola di jalanan kompleks setiap sore. Suatu ketika, terjadi peristiwa yang tidak mengenakkan antara seorang bocah dengan seorang pemilik rumah.
"Kejadiannya udah lama. Di sekitar rumah saya banyak keluarga dengan anak cowok yang rata-rata seumuran. Mereka suka main bola di jalan kalau sore," cerita warga ini.
Peristiwa itu bermula saat bola yang dimainkan bocah-bocah menggelinding ke pekarangan rumah. Salah satu bocah pun berinisiatif mengambil bolanya itu.
Tak disangka, bocah itu justru dimarahi oleh bapak-bapak pemilik rumah itu. Bahkan, bapak itu sampai tega meludahi bocah itu karena menginjak rumput di pekarangan rumahnya.
"Suatu hari, bola ini masuk ke halaman rumah salah seorang tetangga. Eh pas anak ini ngambil bolanya, diludahin sama bapak yang punya rumah karena nginjak rumput," beber warga ini.
Sang bocah sendiri mengakui sudah meminta izin ke pemilik rumah untuk mengambil bola. Ia pun langsung pulang ke rumah setelah diludahi bapak-bapak itu.
Bocah ini lantas bercerita kejadian itu ke ibunya. Mendengar itu, sang ibu marah dan tidak terima anaknya diludahi tetangga. Ia pun menghampiri rumah tetangganya dan mengamuk.
Satpam kompleks sekitar sampai datang berusaha melerai karena situasi berubah ribut. Apalagi, ibu bocah itu juga mengamuk dengan suara yang keras sampai menjadi perhatian warga setempat.
"Padahal, dia udah sempat izin untuk ambil bolanya. Anak ini lapor ke mamanya dan beliau marah-marah di depan rumah bapak tadi sampai harus dilerai satpam," jelas warga ini.
"Berantemnya keras dan cukup lama karena banyak orang yang lewat, jadi ngelihatin," pungkasnya.
Cerita bocah yang diludahi tetangganya itu langsung mendapatkan atensi warganet. Hingga berita ini dipublikasikan, kisah ini sedikitnya telah mendapatkan 10 retweet dan 190 tanda suka.
Berita Terkait
-
Viral Pegawai Baru Dekorasi Kubikel Kerja Jadi Super Nyaman, Warganet Ikut Ketar-Ketir Bakal Disuruh Lembur
-
Minta Gaji UMR Tak Dikasih, Bos Malah Suruh Kerja 24/7 dengan Kerjaan Tak Masuk Akal Ini, Warganet Syok: Resign Cepat!
-
Viral Tutorial Cuci Piring Anti Capek, Warganet Auto Emosi: Bisa Dilibas Sama Emak!
-
Viral Cerita Tenda Pernikahan Blokir Jalan, Tetangga Mau Cuci Darah sampai Tak Berdaya
-
Siswa Nekat Samperin Guru Demi Tanda Cinta, 'Tugas Buat Pusing Tapi Kamu Bikin Aku Salting'
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
Terkini
-
Ironi Pelapor Mafia Tanah Jadi Tersangka Fitnah, Kini Minta Perlindungan LPSK
-
Bantah Main Mata, PMJ Tegaskan Kasus Andrie Yunus Tak Dihentikan Diam-diam
-
Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu
-
Dasco Dukung Putusan MK soal Parpol Tanpa 30 persen Caleg Perempuan Bakal Gugur
-
Pemerataan Pendidikan, Anak-Anak di Daerah Terpencil Bogor Kini Punya Gedung Sekolah Dasar Baru
-
Lawan Impunitas, Nasib Kasus Air Keras Andrie Yunus Ditentukan 2 Juni
-
Kementerian PANRB dan Kemenkes Perkuat SDM Kesehatan Dukung Program Prioritas Presiden
-
Bocoran Der Spiegel: AS Berencana Pangkas Drastis Kontribusi Militer untuk NATO
-
Misteri CCTV 'Gaib' di Kasus Andrie Yunus: Muncul Saat Rilis, Lenyap di Meja Hijau
-
Fleksibilitas Kerja ASN Perkuat Budaya Kerja Profesional dan Berbasis Kinerja