Suara.com - Akun jejaring media sosial TikTok @rahasia_terdalam membagikan sebuah cerita seorang anak yang syok mendengar pengakuan bapaknya.
Anak tersebut bercerita apabila bapaknya dulu adalah seorang jugaran. Sang bapak di masa muda sering bersenggama dengan banyak wanita.
Suatu hari bapaknya mengumpulkan dia dan saudara kadungnya. Sang bapak membuat pengakuan jika mempunyai anak sekitar 26 orang.
Bapaknya berpesan agar mereka melakukan tes DNA dengan pasangannya sebelum menikah. Sang bapak mengkhawatirkan apabila anak-anaknya melakukan pernikahan sedarah.
"Khawatir anak-anaknya nikah sedarah," ucap dia seperti dikutip oleh Suara.com, Senin (24/01/2022).
Tes DNA sebelum nikah
Bapaknya baru mengakui hal tersebut setelah ibu pengirim cerita meninggal dunia. Hati dia dan saudara kandungnya mendengar pengakuan sang ayah merasa sakit.
Dia mengatakan bahwa beruntung kakaknya telah menikah dengan orang luar. Begitu pula dengan pasangan dia yang asal usul keluarganya sudah jelas.
Untuk urusan pasangan kakaknya dan dia tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Tetapi berbeda dengan pasangan adiknya.
Baca Juga: Cinlok, Park Se Young dan Kwak Jung Wook Bakal Menikah Bulan Depan
Si adik dan pacarnya yang warkamsi harus melakukan tes DNA terlebih dahulu sebelum menikah.
Usai tahu bapaknya punya 26 anak, dia sekarang malas jika harus bertemu dengan sang ayah. Dia juga mengaku berat harus merawat bapaknya lagi.
Hal itu dia rasakan karena kecewa dengan apa yang bapaknya lakukan semasa muda. Banyak orang mengatakan dirinya durhaka dengan sang bapak.
Padahal dia dulu mengidolakan bapaknya tetapi kini perasaan sakit hati yang dirasakan dirinya.
Sejak diunggah Jumat (21/01/2022) telah ditonton sebanyak 781, 3 ribu kali oleh pengguna TikTok. Video ini menuai berbagai komentar dari warganet.
"Setidaknya bapakmu masih melakukan 1 kebaikan sebelum meninggal nantinya. Dia enggak ingin anak-anaknya nikah sedarah. Makanya dia mengakui semuanya. Kadang banyak yang hamidun," komentar seorang warganet.
Berita Terkait
-
Vaksinasi Anak Jalanan di Kota Bandung Terkendala KTP dan NIK
-
Warga Kota Parepare Demo Tolak Vaksinasi Anak, Trauma Anak Lemas dan Demam Tinggi Usai Vaksinasi
-
Gara-gara Hina Kalimantan Tempat Jin Buang Anak, Edy Mulyadi Dipolisikan Pemuda Dayak
-
Cinlok, Park Se Young dan Kwak Jung Wook Bakal Menikah Bulan Depan
-
Viral Bocil Duduk Santai Unboxing Mainan di Minimarket, Warganet: Serasa Rumah Sendiri
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Anggota DPRD DKI beberkan kondisi memprihatinkan Flyover Pesing