Suara.com - Agar shalat istikharah kita tepat, kita harus tahu dulu waktu shalat istikharah mohon petunjuk yang ternyata tidak boleh sembarangan dilakukan. Lalu kapan waktu yang tepat?
Shalat istikharah dilakukan untuk meminta petunjuk agar tidak bingung dan bimbang. Kita sering merasa resah, seperti takkan pernah bisa keluar dari masalah. Sampai-sampai karena perasaan resah itu, kita jadi kurang waspada dan mudah takut terhadap banyak hal, hingga akhirnya kehidupan pribadi kita terganggu. Berikut ini penjelasan tentang waktu shalat istikharah mohon petunjuk.
1. Berkaitan dengan Pergerakan Matahari
Perlu diketahui, waktu shalat istikharah mohon petunjuk tidak boleh dilakukan di dalam tiga waktu berikut ini:
- Ketika matahari terbit
- Ketika matahari sedang di tengah
- Ketika sedang terbenam
Berpatokan pada keterangan itu maka kita dapat melakukan shalat istikharah di waktu-waktu selain ketiga waktu di atas.
2. Berkaitan dengan Niat
Selain petunjuk waktu yang berkaitan dengan pergerakan matahari ada waktu lain yang sah untuk melakukan shalat istikharah. Waktu shalat istikharah mohon petunjuk selain yang disebutkan di atas adalah berkaitan dengan niatnya.
Waktu shalat istikharah mohon petunjuk dilaksanakan ketika kita punya niat melakukan suatu pekerjaan yang bersifat mubah, buan yang wajib apalagi yang bersifat haram.
Perbedaan shalat istikharah dengan sholat wajib atau sholat sunnah lainnya
Baca Juga: Minta Petunjuk Allah mulai dari Bisnis hingga Jodoh, Simak Tata Cara Shalat Istikharah
Perbedaan shalat istikharah dengan sholat wajib dan atau sholat sunnah lainnya dapat dilihat dan dirasakan pada tujuannya. Di mana doa setelah selesai shalat akan berbeda.
Sebagaimana tujuan shalat istikharah itu sendiri yang meminta petunjuk. Berikut ini bacaan doa untuk pelaksana sholat istikharah.
“Allahumma inni astakhii-ruka bi ‘ilmika, wa astaq-diruka bi qud-ratika, wa as-aluka min fadh-likal adziim, fa in-naka taq-diru wa laa aq-diru, wa ta’lamu wa laa a’lamu, wa anta ‘allaamul ghuyub. Allahumma in kunta ta’lamu anna hadzal amra) khairan lii fii diinii wa ma’aasyi wa ‘aqibati amrii faq-dur-hu lii, wa yas-sirhu lii, tsumma baarik lii fiihi. Wa in kunta ta’lamu anna hadzal amra) syarrun lii fii diinii wa ma’aasyi wa ‘aqibati amrii, fash-rifhu ‘annii was-rifnii ‘anhu, waqdur lial khaira haitsu kaana tsumma ardhi-nii bih”
Artinya: “Ya Allah, aku memohon petunjuk kebaikan kepada-Mu dengan ilmu-Mu. Aku memohon kekuatan dengan kekuatan-Mu. Ya Allah, seandainya Engkau tahu bahwa masalah ini baik untukku dalam agamaku, kehidupanku dan jalan hidupku, jadikanlah untukku dan mudahkanlah bagiku dan berkahilah aku di dalam masalah ini. Namun jika Engkau tahu bahwa masalah ini buruk untukku, agamaku dan jalan hidupkku, jauhkan aku darinya dan jauhkan masalah itu dariku. Tetapkanlah bagiku kebaikan di mana pun kebaikan itu berada, dan ridhailah aku dengan kebaikan.
Demikian itu penjelasan singkat tentang waktu shalat istikharah mohon petunjuk.
Kontributor : Mutaya Saroh
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- 5 Mobil Bekas 80 Jutaan dengan Pajak Murah, Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
-
Bursa Saham Indonesia Tidak Siap? BEI Klarifikasi Masalah Data yang Diminta MSCI
-
Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG
-
MSCI Melihat 'Bandit' di Pasar Saham RI?
-
Harga Emas di Palembang Nyaris Rp17 Juta per Suku, Warga Menunda Membeli
Terkini
-
Drama London: Paspampres Klarifikasi Soal Halangi Jurnalis Saat Kawal Presiden Prabowo
-
Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
-
Curhat Pimpinan KPK ke DPR: Alat Kurang Canggih Jadi Hambatan Utama OTT
-
Animo Tinggi, PDIP Minta Kemensos 'Gaspol' Bangun Sekolah Rakyat
-
PSI: Polri Harus Tetap di Bawah Presiden, Bukan Jadi Kementerian
-
KND Kawal Hak Atlet Disabilitas, Kontingen Indonesia Raih 135 Emas di ASEAN Para Games 2025
-
Ketua DPRD DKI Kawal Janji Pramono Lepas Saham Perusahaan Bir, Kaji Opsi Tukar Guling
-
Jadi Ipar Presiden RI, Soedradjad Djiwandono Ngaku Kudu Hati-hati Komentari Masalah Dalam Negeri
-
Kali Ciliwung Meluap, 11 RT di Jakarta Terendam Banjir
-
'Awal Tahun yang Sempurna', Daftar 4 Kritik Adian Napitupulu Terhadap Pemerintahan Prabowo