Suara.com - Seorang warganet TikTok dibuat bingung dengan sebuah banner yang dilihatnya di Klaten, Jawa Tengah. Banner yang dimaksudnya menunjukkan penerapan protokol kesehatan COVID-19 di salah satu sekolah menengah kejuruan (SMK) di Klaten.
Adalah informasi soal SMK Kristen 5 Klaten yang tercantum di banner tersebut. "Ayo disiplin. Jalankan protokol kesehatan. Jangan menyerah. Mari kita lawan COVID-19," begitulah kutipan sejumlah tulisan yang dicantumkan di banner yang didominasi warna biru tersebut.
Terlihat sejumlah gambar turut disertakan di banner, tentu saja yang mendukung konten soal protokol kesehatan COVID-19 yang menjadi muatan utamanya. Karena itulah, sekilas tidak ada yang aneh pada banner tersebut, sampai kamera lebih fokus menyoroti potret sejumlah siswa yang turut disertakan.
Rupanya dari sejumlah murid yang terlihat berdiri tegap dengan mengenakan atribut seragam lengkap serta masker sebagai wujud protokol kesehatan, terdapat seorang siswi yang terlihat mengenakan hijab turut berbaris di sana. Tentu saja keberadaan gambar ini yang kemudian membuat sang perekam video heran mengingat yang membuat banner adalah SMK Kristen 5 Klaten.
"Pie to kikkkk," tulis sang perekam video, seperti dikutip Suara.com dari akun TikTok @anggitaaawww pada Selasa (25/1/2022). "Ukhtea klaten cosplay," imbuh sang kreator konten yang disertakan di caption unggahannya.
Konten itu segera menjadi viral dan menuai beragam reaksi dari warganet. Meski sejumlah warganet ikut bingung dengan keberadaan siswi berhijab di foto untuk banner SMK Kristen 5 Klaten, namun ada yang menjelaskan bahwa memang banyak murid beragama Islam yang bersekolah di sana.
"Wingi mase Jum'at an, saiki mbak mbak hijab," seloroh warganet.
"Ngakak anjir," sambung warganet lain.
"Rodok bingung, tapi gapopo," celetuk warganet.
Baca Juga: Miris, Anak Sekolah Bertaruh Nyawa Lewati Jembatan Rusak di Cidaun Kabupaten Cianjur
"Iyaa itu emang smk kristen, tapi yang muslim sekolah di smk itu juga banyak," tutur seorang warganet. "Oalah baru tau soalnya yang ku tau sekolah kristen walaupun ada yang islam jarang ada yang pake jilbab gitu," balas sang kreator.
"Tapi malah banyak siswa yang muslim ko," imbuh warganet.
"Aku juga alumni sekolah Kristen, yang muslim juga banyak," lanjut warganet lain.
Untuk video selengkapnya bisa disaksikan di sini.
Berita Terkait
-
Miris, Anak Sekolah Bertaruh Nyawa Lewati Jembatan Rusak di Cidaun Kabupaten Cianjur
-
Viral Kolam Renang Plaza Marina Berantakan Tak Terawat Gegara Pandemi Covid
-
Siswi SMP di Kabupaten Merauke Dijadikan Budak Seks Selama 2 Tahun
-
Heboh, Aktor Steven Seagal Bertandang ke Kalimantan, Cium Mandau di Kedua Sisi, Warganet Tantang Edy Mulyadi
-
Viral Perempuan Buang TV Sampai PS 5 Milik Sang Pacar dari Lantai 3 Apartemen, Apa Sebab?
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
Terkini
-
Legislator Golkar Tagih Revisi UU Pemilu: Banyak Putusan MK Mendesak Segera Ditindaklanjuti
-
Ketegangan di Yerusalem Meningkat usai Pemasangan Pintu Besi di Kawasan Bersejarah
-
Di Balik Layar OTT KPK: Membongkar Gurita Sindikasi 'Jatah Preman' Kepala Daerah Lewat Ajudan
-
Menteri PPPA: Hentikan Normalisasi Candaan Merendahkan Martabat Perempuan
-
Revisi UU Pemilu Masuk Tahap Awal, Anggota Komisi II DPR Beberkan 10 Isu yang Akan Dikaji
-
22 Tahun Digantung DPR, Aktivis Sebut Penundaan RUU PPRT Sebagai Ujian Moral Bangsa
-
Menkes Budi Bongkar Jutaan Orang Kaya Nikmati Subsidi BPJS: Demi Keadilan Kita Hapus!
-
Hasil Studi IHDC: 1 dari 5 Anak Jakarta Alami Gangguan Memori Akibat Anemia
-
Rekrutmen Nasional 30 Ribu Manajer Koperasi Desa Resmi Dibuka, Ini Syaratnya
-
Rismon Bantah Terima Uang Damai Kasus Ijazah Jokowi, Sebut Tuduhan Tak Masuk Akal