Suara.com - Seorang driver ojek online (ojol) melakukan pelecehan seksual kepada salah satu konsumen wanitanya. Driver ojol ini memperlihatkan alat kelaminnya ke konsumen wanita tersebut.
Kronologi kejadian pelecehan seksual itu dibagikan oleh akun Twitter @jowoshitpost pada Kamis (27/01/2022).
Awalnya drivel ojol 'Shopee Food' ini menyimpan nomor dari konsumen wanita tersebut.
Dia kemudian mengirimkan pesan kepada konsumen wanita ini dengan tujuan menggodanya. Tak hanya itu, dia juga memperlihatkan hal yang tidak senonoh.
Driver ojol tersebut mengirimkan foto alat kelaminya ke konsumen wanita ini untuk diajak kawin. Konsumennya yang sudah menikah melaporkan pelecehan seksual itu pada suaminya.
Sang suami kemudian menjebak driver ojol mesum ini. Dia mengajak driver ojol bertemu di sebuah tempat.
Driver ojol memenuhi ajakan suami konsumennya tersebut. Mereka bertemu di depan sebuah hotel di Yogyakarta.
Driver Ojol Disidang oleh Suami Korban dan Massa
Ternyata ketika bertemu driver ojol ini digeruduk oleh suami dan massa. Untung driver ojol itu tidak diamuk massa.
Baca Juga: Viral Pria Goreng Nasi Pakai Minyak Super Banyak: Kalau Emak Lihat, Pasti Ngamuk
Dia dimintai pengakuan atas perbuatan pelecehan seksualnya terhadap korban tersebut. Driver ojol ini kemudian meminta maaf kepada suami korban.
"Aku jaluk ngapuro lak duwe salah okeh aku jaluk ngapuro. Sesok neh ora tak ulangi, saiki tak hapus (Aku minta maaf kalau punya salah banyak minta maaf. Besok lagi enggak aku ulangi, sekarang aku hapus)" ucap driver ojol melansir komentar video dari akun Twitter @YudhAIkkyuU.
Cuitan @jowoshitpost tentang pelecehan seksual itu menuai beragam komentar dari warganet.
"Makanya bijak bermedsos lagian kurang ajar sekali. Begitu ke psk mah enggak apa-apa. Lah itu istri orang boy, kalau gue suaminya juga pasti begitu karena harga diri," kata seorang warganet.
"Pekok-pekok, ngisin-ngisini kaum driver tok (Bodoh-bodoh, malu-maluin kaum driver saja)" ujar yang lain.
"Semoga dijauhkan sama manusia-manusia kayak begini. Untung mamang paket yang tahu nomor aku cuma chat kalau ada paket doang," imbuh lainnya.
Berita Terkait
-
Viral Driver di Jogja Kirim Foto Kemaluan ke Pelanggan, Termakan Jebakan Suami Korban
-
Video Detik-detik Aksi Demo GMBI di Bandung Berujung Ricuh
-
Viral Kucing Disiram Air Panas sampai Kulit Melepuh, Alasan Pelaku Disebut Karena Najis
-
Viral Syukuran Motor Baru, Lindas Telur Pakai Motor dan Sebar Uang Koin Jadi Rebutan Tetangga
-
Viral Pria Goreng Nasi Pakai Minyak Super Banyak: Kalau Emak Lihat, Pasti Ngamuk
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
Cekcok Saat Main Bola, Dua Pemuda Cengkareng Nekat Siram Air Keras Hingga Masuk Sel
-
Peneliti Soroti Kebijakan Menhan Soal Militer Asing di Langit RI, Minta DPR Perketat Pengawasan
-
Jelang May Day KSPSI Bocorkan Permenaker Outsourcing, Bakal Lebih Ketat?
-
Selamat Ginting Nilai Prabowo Masih Konsolidasi Hadapi Pengaruh Jokowi
-
Kemenhan Bahas Akses Langit RI, Connie Bakrie: Harga Diri Bangsa Lebih Mahal dari Bantuan Keamanan
-
Sadis dan Terencana: 7 Fakta Pengeroyokan Pelajar di Bantul, Motif Geng hingga Ancaman Hukuman Mati
-
Kisah Haru Evakuasi Kecelakaan KRL Bekasi, Suami Temani Istri Terjepit 10 Jam Sambil Ngelus Pundak
-
May Day di Monas, Andi Gani Pastikan Tanpa Dana Oligarki
-
Prabowo Tunjuk Jumhur Jadi Menteri, Analis: Sinyal Perang ke Oligarki Hitam Lingkungan
-
Kecelakaan Maut Bekasi Timur: Mengapa Sistem Keamanan Kereta Gagal Mengadang Tragedi?