Suara.com - Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu), Suahasil Nazara mengajak jajaran Kementerian Keuangan di Kalimantan Timur untuk menjalankan tugas dengan waspada dan hati-hati di tengah kenaikan kasus Omicron di Indonesia.
Asal tahu saja, hari ini penambahan kasus Covid-19 diIndonesia kembali bertambah sebanyak 9.905 orang pada Jumat (28/1/2022), sehingga total kasus mencapai 4.319.175 orang.
“Katanya virus Omicron ini light, tapi bukannya tidak membahayakan. Bisa jadi membahayakan, tetap harus hati-hati. Di tengah yang hati-hati itu, kami harus terus menjalankan tugas kami,” kata Suahasi dalam Rapat Koordinasi Gabungan Kemenkeu Satu di Samarinda, Kalimantan Timur, Jumat (28/1/2022).
Dalam paparannya, Wamenkeu meminta DJBC terus melaksanakan tugasnya dalam mengumpulkan bea dan cukai, serta memfasilitasi ekspor. DJP terus melanjutkan upayanya mencari penerimaan negara dan DJPb terus menjaga tata kelola untuk pencairan anggaran.
Sementara, DJKN harus terus menjaga pengelolaan aset dan barang milik negara. Wamenkeu menekankan seluruh Unit Eselon I Kementerian Keuangan juga harus melakukan sinergi dalam menjalankan tugas dan fungsinya.
“Kami tidak boleh berhenti menjalankan tugas. Ketika kami bilang tidak boleh berhenti itu, maka dalam beberapa tahun terakhir, kami memikirkan bahwa Kementerian Keuangan itu makin lama harus makin kerja bersama,” ujar Wamenkeu.
Harapannya, sinergi yang terus diperkuat dapat memberi kemanfaatan yang besar bagi masyarakat. APBN yang telah dijaga tata kelolanya oleh seluruh jajaran Kementerian Keuangan tidak hanya menjadi keberhasilan dalam indikator kinerja, tetapi juga memberikan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Yang mau saya tantang adalah bisa tidak APBN yang Anda jaga dengan baik itu memberi kemanfaatan kepada masyarakat, kepada kebijakan, kepada pemerintah daerah, juga pemerintah pusat,” kata Wamenkeu.
Baca Juga: Wow! Penambahan Kasus COVID-19 Mencapai 9.905 Pasien Per Hari, Terbanyak DKI Jakarta
Berita Terkait
-
Presiden Jokowi: Kasus Harian Covid-19 Akan Terus Naik Beberapa Minggu ke Depan
-
Kasus Harian Covid-19 Naik, Jokowi Minta Pasien Tak Bergejala Manfaatkan Telemedicine dan Isoman
-
Update Jumat 28 Januari: Kasus Covid-19 RI Bertambah Nyaris Tembus 10 Ribu Orang, 7 Pasien Meninggal
-
90 Sekolah di Jakarta Ditutup Akibat Kasus Covid-19
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Danantara Tunjuk Teman Seangkatan Menko AHY di SMA Taruna Nusantara jadi Bos PT Pos
-
Kronologi Kecelakaan Bus vs Minibus di Pekanbaru, Tewaskan Bocah Perempuan
-
Diduga Kurang Berhati-hati, Minibus Nyemplung di Bundaran HI Usai Tabrak Pembatas Jalan
-
Usai Lebaran, Para Bos Anak Usaha Astra Kompak Mundur
-
Kronologi Pemudik Terjebak di Jalan Sawah Sleman Akibat Google Maps, Antrean Panjang Tak Terhindar
Terkini
-
Mendagri Sebut WFH 1 Hari Sepekan Tak Masalah, Kini Tinggal Tunggu Arahan Prabowo
-
Cerdas! Iran Mau Hancurkan Pusat Desalinasi Air Punya Israel, Warga Timur Tengah Bisa Mati Kehausan
-
Jelang Masuk Sekolah Usai Lebaran, KPAI Soroti Risiko Kelelahan hingga Tekanan Mental Anak
-
Analisis: Waktunya Pakai Energi Terbarukan saat Krisis BBM karena Perang Iran
-
Diperiksa Penyidik Usai Kembali ke Rutan KPK, Yaqut: Mohon Maaf Lahir Batin
-
Diduga Kurang Berhati-hati, Minibus Nyemplung di Bundaran HI Usai Tabrak Pembatas Jalan
-
Gubernur DKI Tunggu Keputusan Pusat soal WFH ASN untuk Efisiensi BBM
-
Australia Lumpuh, SPBU Kehabisan BBM Imbas Perang Iran
-
KPK Panggil Ulang Gus Yaqut Hari Ini, Ada Apa Setelah Status Penahanan Kembali ke Rutan?
-
Iran Ajak Negara Arab Bersatu Bentuk Pakta Pertahanan Berbasis Al Quran