Suara.com - Mantan wakil presiden, JK alias Jusuf Kalla, baru-baru ini ikut berkomentar soal pemindahan IKN. Seperti diketahui, Ibu Kota Negara (IKN) yang semula di Jakarta memang akan dipindahkan ke Kalimantan.
Melansir Terkini.id -- jaringan Suara.com, menanggapi hal tersebut, rupanya Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI), Jusuf Kalla (JK), setuju dengan pernyataan Presiden Jokowi.
Rasa sejujurnya itu terkait soal kandidat kepala otorita ibu kota negara (IKN) di Kalimantan Timur.
JK menegaskan bahwa kepala otorita IKN harus memiliki latar belakang pemerintahan sekaligus arsitektur.
Ia pun menyatakan dukungan penuh kepada Presiden Jokowi soal pemilihan kepala otorita IKN ke depannya.
Adapun hal tersebut disampaikannya dalam Rakernas Partai Keadilan Sejahtera (PKS) bertajuk ‘Semangat Transformasi & Kolaborasi – PKS Pelayan Rakyat,’ di Hotel Bidakara, Pancoran Jakarta Selatan pada Senin ini, 31 Januari 2022.
"Kalau itu tanya ke Presiden (Jokowi). Presiden yang menentukan itu," ungkapnya, dikutip terkini.id.
"Presiden kan sudah menyampaikan harus memiliki pengalaman di pemerintahan dan pengalaman arsitek. Kan sudah jelas," lanjutnya.
Sebagai informasi, bentuk pemerintahan IKN alias Ibu Kota Baru, yaitu pemerintahan daerah khusus. Pemerintahan ini nantinya akan setingkat provinsi yang dipimpin oleh pejabat setingkat menteri. Hal itu tertuang dalam UU IKN yang baru disahkan.
Baca Juga: Anies Ungguli Ganjar di Survei Elektabilitas Capres Terbaru, Ada Nama Jokowi juga
Tag
Berita Terkait
-
Survei Calon Presiden Paling Populer di Pilpres 2024: Jusuf Kalla Buntuti Prabowo Subianto, Anies Baswedan Mendekat
-
Harapan-harapan Para Tokoh Adat Kalimantan Timur kepada Jokowi
-
Ucapkan Selamat Tahun Baru Imlek, Presiden Jokowi: Gong Xi Fa Cai
-
Calon Kuat di Pilpres 2024, Survei Menunjukkan Jusuf Kalla Paling Populer Kedua
-
Anies Ungguli Ganjar di Survei Elektabilitas Capres Terbaru, Ada Nama Jokowi juga
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
4 Poin Utama Rapat Terbatas Prabowo di Hambalang: Dari Industri Tekstil hingga Chip Masa Depan
-
Kecupan Hangat Puan dan Prananda untuk Megawati: Sisi Lain Kekeluargaan di Balik Rakernas PDIP 2026
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar