Suara.com - Tahukah kamu, bahwa ternyata ada pantangan Imlek yang wajib diketahui dan dijalankan? Saat perayaan Imlek, masyarakat keturunan Tionghoa akan menikmati kebahagiaan pergantian tahun.
Pada tahun baru Imlek ini, ada beberapa pantangan. di mana pantangan Imlek itu dilakukan untuk menjauhkan hal buruk pada tahun yang baru. Hal ini seperti dilansir dari laman China Highlights.
Diketahui, setidaknya ada lima pantangan Imlek, di antaranya adalah sebagai berikut ini:
1. Tidak boleh memotong rambut
Pantangan Imlek yang pertama adalah tidak boleh memotong rambut. Tapi, memotong rambut boleh dilakukan sebelum malam pergantian tahun Imlek. Tujuannya adalah untuk membuang malapetaka tahun sebelumnya.
Kepercayaan ini berkaitan juga dengan keberuntungan yang akan datang pada tahun yang baru. Perlu diketahui, bahwa memotong rambut saat Imlek dimaknai dapat mengurangi keberuntungan.
2. Tidak boleh ada pakaian dan piring kotor
Pada saat tahun baru Imlek, ada pantangan Imlek yaitu harus membersihkan piring dan mencuci baju. Hal tersebut dimaknai supaya tidak membuang keberuntungan yang baru saja didapatkan. Baju dan piring kotor, sebaiknya dicuci setelah makan malam sebelum hari tahun baru Imlek.
Perangkat rumah tangga seperti sapu, sikat, kain pel, dan juga penyedot debu, sebaiknya disembunyikan. Maknanya adalah agar selama setahun ke depan keberuntungan tidak diambiil orang lain atau saingan.
Baca Juga: 7 Buah Ini Dianggap Membawa Keberuntungan di Tahun Baru Imlek, Apa Saja?
3. Tidak boleh menyimpan benda tajam
Pantangan Imlek selanjutnya adalah tidak boleh menggunakan gunting, pisau, dan alat potong lainnya saat tahun baru Imlek. Hal tersebut dimaknai supaya tidak memutus keberuntungan. Benda tajam yang fungsinya untuk memotong biasanya akan disimpan terlebih dahulu saat perayaan Imlek.
4. Tidak boleh membeli sepatu
Saat menjelang tahun baru Imlek, membeli sepatu ternyata juga dianggap tabu. Sepatu dengan gaya tali dianggap sebagai kerumitan hidup. Jadi, sebaiknya masyarakat Tionghoa tidak membeli sepatu saat Imlek.
5. Hal-hal yang berkaitan dengan hutang
Pantangan Imlek selanjutnya berkaitan dengan hutang. Sebaiknya, masyarakat tidak berutang atau meminjamkan uang saat tahun baru Imlek. Diusahakan, utang sudah dibayar lunas sebelum malam tahun baru Imlek.
Hal tersebut dimaknai untuk memulai tahun yang baru tanpa adanya terbebani utang. Jika seseorang berutang uang, maka sebaiknya tidak menagih saat Imlek. Perbuatan tersebut dianggap akan menjauhkan keberuntungan sepanjang tahun.
Nah, itulah 5 pantangan Imlek yang perlu dipahami dan dilakukan, seperti dilansir dari laporan ilmiah Mitos Tradisi Perayaan Tahun Baru Imlek, Universitas Sumatera Utara.
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Berita Terkait
-
Ucapkan Selamat Tahun Baru Imlek, Anies Baswedan Yakin Shio Macan Akan Bawa Kebahagiaan
-
Harapan Wapres Ma'ruf Amin Di Hari Raya Imlek 2022: Semoga Kerukunan Makin Erat
-
Ucapkan Selamat Tahun Baru Imlek, Presiden Jokowi: Gong Xi Fa Cai
-
Deretan Atlet Keturunan Tionghoa yang Raih Prestasi untuk Indonesia, Dari Susy Susanti hingga Rio Haryanto
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim