Suara.com - Direktur Political and Public Policy Studies (P3S) Jerry Massie kembali menyoroti Basuki Tjahaja Purnama ahok yang digadang-gadang menjadi kepala otorita ibu kota negara (IKN) baru.
Melansir Wartaekonomi.co.id -- jaringan Suara.com, mantan Gubernur DKI Jakarta itu diketahui digadang menjadi sosok yang disebut-sebut cocok untuk posisi tersebut.
Bahkan, belum lama ini PDIP juga mendorong Ahok untuk menjadi kepala otorita IKN.
Namun, Jerry menilai Ahok kurang cocok mengemban jabatan tersebut.
"Coba ingat, belum lama ini Ahok juga dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) soal dugaan kasus korupsi RS Sumber Waras," ujar Jerry dilansir oleh Wartaekonomi.co.id, Selasa (1/2/2022).
Oleh sebab itu, dirinya mengaku bahwa manuver PDIP yang terus mendorong Ahok menjadi agak rancu.
"Bahkan dirinya pernah mendekam di jeruji besi akibat kasus penistaan agama," lanjutnya.
Dirinya menilai Ahok memiliki banyak permasalahan yang berpotensi membuat kinerjanya tidak baik untuk IKN.
"Belum lagi, kepengurusan di Pertamina juga gagal. Jadi, sebaiknya Presiden Joko Widodo cari alternatif orang lain saja," ucapnya.
Tidak hanya itu, dia juga mengingatkan Jokowi untuk selektif dalam memilih pimpinan IKN.
Sebab, ibu kota baru itu akan menjadi sorotan dunia.
Sebelumnya, Presiden Jokowi sempat membeberkan kriteria yang dia inginkan untuk menjadi kepala otorita IKN.
"Kalau saya inginnya, sih, orang yang punya latar belakang arsitek dan pernah memimpin daerah. Tapi itu kan keinginan saya," ujar Jokowi.
Tag
Berita Terkait
-
Ahok Terus Didorong Jadi Kepala Otorita IKN, Pengamat: Dia Banyak Masalah dari Penistaan Agama hingga Dugaan Korupsi
-
JK Setuju dengan Jokowi soal Kepala Otorita IKN: Harus Punya Pengalaman di Pemerintahan dan Arsitektur
-
Harapan-harapan Para Tokoh Adat Kalimantan Timur kepada Jokowi
-
Media Asing Soroti Fenomena Buzzer di Indonesia, Rocky Gerung: Tentu Ahok Dikaitkan
-
Edy Mulyadi Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Polisi, Netizen Sindir Arteria Dahlan, Denny Siregar Hingga Abu Janda
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Perang Meluas di Timur Tengah: Iran Hantam Arab Saudi, Bahrain, Qatar, Kuwait dan Uni Emirat Arab
-
Iran Bom Markas Besar Angkatan Laut AS! Lalu Tembakkan 75 Rudal ke Israel
-
Sabtu Pagi Teheran Dibom, Sabtu Sore Iran Langsung Kirim Rudal ke Israel
-
Kedubes Iran di Indonesia Kecam Serangan AS-Israel, Sebut Pelanggaran Berat Piagam PBB
-
'Labbaik Ya Hussein', TV Iran Siarkan Lagu Perang, Siap Balas Serangan AS dan Israel
Terkini
-
Satu Warga Abu Dhabi Tewas, Uni Emirat Arab Ancam Balas Serangan Iran
-
Perang Meluas di Timur Tengah: Iran Hantam Arab Saudi, Bahrain, Qatar, Kuwait dan Uni Emirat Arab
-
Kenapa Pakistan Deklarasikan Perang ke Afghanistan? Ini 5 Faktanya
-
BGN Tegaskan Info Pembukaan PPPK Tahap 3 Hoaks, Masyarakat Diminta Waspada Penipuan
-
KPK Soroti Mobil Dinas Rp 8,5 M Gubernur Kaltim, Ingatkan Risiko Korupsi Pengadaan
-
Iran Bom Markas Besar Angkatan Laut AS! Lalu Tembakkan 75 Rudal ke Israel
-
Sabtu Pagi Teheran Dibom, Sabtu Sore Iran Langsung Kirim Rudal ke Israel
-
Parade Harmoni Imlek Nusantara 2026 Digelar Sore Ini, Cek Rekayasa Lalu Lintas di Lapangan Banteng
-
Kedubes Iran di Indonesia Kecam Serangan AS-Israel, Sebut Pelanggaran Berat Piagam PBB
-
'Labbaik Ya Hussein', TV Iran Siarkan Lagu Perang, Siap Balas Serangan AS dan Israel