Suara.com - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mencatat angka kasus positif Covid-19 meningkat 40 kali lipat hanya dalam sepekan akibat lonjakan varian Omicron.
Juru Bicara Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito membeberkan angka kasus positif naik dari 14.729 orang menjadi 56.807 orang, atau bertambah sebanyak 42.708 orang dari pekan lalu.
"Jumlah ini meningkat 40 kali lipat dibanding dengan awal Januari, bahkan jika dilihat dari kasus positif harian maka per tanggal 1 Februari kematin kasus harian telah mencapai 16 ribu kasus, lebih tinggi dari gelombang pertama pada Desember 2020 lalu," kata Wiku dalam jumpa pers, Rabu (2/2/2022).
Hal ini mengakibatkan positivity rate atau laju penularan juga meningkat jadi 6 persen atau di atas standar aman WHO yakni 5 persen.
"Sebelumnya positivity rate harian kita sempat konsisten di angka 0-2 persen, tentunya kenaikan ini sudah menjadi peringatan bagi kita semua," tegasnya.
Selain itu, Satgas juga mencatat data kasus positif harian juga meningkat 58 kali lipat, angka kematian harian meningkat 14 kali lipat, dan angka kesembuhan harian meningkat 20 kali lipat dalam sebulan terakhir.
"Kabar baiknya, peningkatan kasus positif yang sangat tinggi tidak diikuti oleh peningkatan kematian yang sama tingginya, meskipun kematian meningkat 14 kali lipat namun jumlahnya masih jauh lebih sedikit dibandingkan kematian pada gelombang pertama pada akhir 2020 lalu," tutup Wiku.
Hari ini, kasus positif Covid-19 di Indonesia kembali bertambah sebanyak 17.895 orang, sehingga total kasus mencapai 4.357.286 orang.
Dari jumlah itu, ada tambahan 25 orang meninggal sehingga total menjadi 144.373 jiwa meninggal dunia.
Baca Juga: Positif Covid-19 Indonesia Meroket 17.895 Orang, 25 Jiwa Meninggal Dunia
Kemudian, ada tambahan 5.110 orang yang sembuh sehingga total menjadi 4.148.804 orang lainnya dinyatakan sembuh.
Sementara kasus aktif atau orang yang masih dirawat naik 12.760 menjadi 94.109 orang, dengan jumlah suspek mencapai 12.482 orang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Gaza Kembali Membara! Serangan Israel Tewaskan Kolonel Polisi dan Lukai 17 Orang
-
Tulisan Tangan Terakhir Jeffrey Epstein Dipublikasikan, Isi Pesannya Bikin Geger
-
Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus
-
Kelicikan Zionis Israel, Beirut Selatan Dibombardir Saat Gencatan Senjata
-
Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus