Suara.com - Kamis (03/02), Indonesia mencatat 27.197 kasus baru COVID-19. Angka harian ini naik sepuluh kali lipat dibandingkan angka harian dua minggu lalu yang mencatat 2.604 kasus.
Angka kasus yang melonjak ini terjadi hampir di seluruh pelosok dunia. Badan kesehatan dunia (WHO) sebelumnya mengumumkan, 90 juta kasus COVID-19 sudah dilaporkan sejak varian Omicron teridentifikasi 10 minggu lalu.
Tahun 2022 baru bejalan satu bulan, tapi jumlah penularan saat ini sudah melebihi angka kasus sepanjang tahun 2020, saat COVID-19 untuk pertama kalinya ditemukan.
Meski tidak ada data pasti, Kementerian Kesehatan menduga angka kasus COVID-19 Indonesia didominasi oleh varian Omicron.
Sejumlah warga kesulitan dapat rumah sakit
Hendry Prasetyo bersama istri dan kedua anaknya yang masih balita, adalah bagian kecil dari ribuan kasus COVID-19 yang dilaporkan di Indonesia.
Setelah mengetahui istrinya mendapat hasil positif dari tes antigen COVID-19, Hendry segera mencari rumah sakit di situs Kemeterian Kesehatan RI dan Pemprov DKI Jakarta untuk tempat karantina.
Menurut rilis Kemenkes, ada196 rumah sakit rujukan di Jakarta. Namun, Hendry mengaku kesulitan menemukan rumah sakit.
"
"Ada lima sampai delapan rumah sakit yang saya tanya karena urgent, saya ada dua bayi. Mereka bilang 'kita masih belum buka, belum terima', selalu dijawabnya gitu," ujar Hendry.
Baca Juga: Antisipasi Lonjakan Covid-19, Pemkab Tangerang Aktifkan Kembali Rumah Isolasi di Tiap Kecamatan
"
"Sempat saya terpikir [isolasi di] hotel, tapi ternyata sudah banyak yang tidak menerima [pasien COVID]."
Hendry bersikeras memilih isolasi di rumah sakit karena khawatir jika nantinya ia tidak akan kebagian tempat karena rumah sakit kewalahan, seperti yang pernah terjadi saat masa puncak COVID-19 tahun lalu.
Terlebih lagi anak sulungnya memiliki gejala penyerta pneumonia dan kedua anaknya masih berusia di bawah lima tahun, sehingga belum bisa divaksinasi COVID-19.
Baru setelah belasan jam mencari rumah sakit, Hendry berhasil mendapatkan tempat di RSUD Cempaka Putih.
"UGD-nya pas pertama kami datang enggak begitu ramai, tapi semakin sore ke malam makin penuh," kata Hendry yang sempat diisolasi bersama pasien positif COVID-19 lainnya.
Berita Terkait
-
Kasus Covid-19 Tinggi, Pemkab Tangerang Kembali Aktifkan Rumah Isolasi di Tiap Kecamatan
-
Update Covid-19 di Batam: Februari Tercatat 85 Kasus Baru
-
Pemprov DKI Siapkan 11.500 Bed Pasien Untuk RS Rujukan, Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19
-
Mengapa Varian Omicron Tidak Bisa Dikenali Dengan PCR Biasa? Ahli Virologi Ungkap Jawabannya
-
Polisi Dalami Kasus Wanita Komplain ke Bumame Farmasi, Belum Ikut Tes Sudah Dapat Surat Positif Covid-19
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional
-
Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan
-
Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan
-
Anies Baswedan dan Najelaa Shihab Soroti Bahaya AI bagi Pelajar: Otak Bisa Malas Berpikir
-
Ketua DPD Golkar DKI Sebut Jakarta Darurat Sampah, Warga Diminta Mulai Bergerak dari Rumah
-
Prabowo Genjot Ekonomi Biru, Nelayan Disiapkan Jadi Kekuatan Baru Indonesia
-
Terungkap! Ratusan WNA Operator Judi Online di Hayam Wuruk Ternyata Direkrut 'Veteran Kamboja'
-
Menuju Target Nasional Pengurangan Sampah 2029, Ini Kebiasaan yang Harus Digencarkan di Rumah
-
Jemaah Haji RI Meninggal Dunia 20 Orang, Mayoritas karena Gangguan Jantung dan Paru
-
Uang Miliaran Rupiah hingga Puluhan Juta Dong Vietnam Disita dari Sarang Judol Hayam Wuruk