Suara.com - Sebuah video yang memperlihatkan seorang anak perempuan digendong oleh seorang pria telah viral di media sosial.
Video itu viral usai diunggah oleh akun TikTok @aandranata, Senin (7/2/2022). Hingga berita ini dipublikasikan, video telah ditonton 24 juta kali dan mendapat 1,6 juta tanda suka.
"Assalamualaikum, kalau di posisi ini ada di kalian, bisa gak sih nahan sedih?" tulisnya sebagai keterangan unggahan seperti dikutip Suara.com, Senin (7/2/2022).
Dalam video, tampak seorang pria menggendong anak perempuan. Mereka masuk ke dalam tenda pernikahan dan langsung menuju panggung pelaminan.
Pria itu meminta anak kecil yang digendongnya untuk bersalaman dengan pengantin wanita.
Namun, anak itu enggan menyalaminya. Pria itu lalu menyerahkan kado untuk mempelai wanita.
Saat mempelai wanita mengulurkan tangan untuk menggendongnya, anak perempuan itu menolaknya.
Tidak lama kemudian, pria tersebut menyalami mempelai wanita. Mempelai wanita pun mencium tangannya.
Pria yang menggendong anak itu juga menyalami sang mempelai pria. Tidak lama kemudian, mempelai pria mengajak mereka untuk berpelukan.
Baca Juga: Viral Nenek-nenek Lewat di Kondangan, Outfitnya Bikin Warganet Takjub: Kostum Terbaik
Dalam video mereka berpelukan mesra layaknya sebuah keluarga. Usai berpelukan, pria itu mengajak anak kecil di gendongannya untuk turun pelaminan lalu menciumnya.
Dalam kolom komentar, banyak warganet yang menduga bahwa anak itu datang ke acara pernikahan sang ibu kandungnya bersama sang ayah usai ayah dan ibunya bercerai..
"Laki-laki hebat yang begini ngurus anak karena ngerasa kewajiban seorang ayah," tulis seorang warganet.
"Pasti sudah besar, kecewa berat sama ibunya. Anak perempuan yang tinggal dengan ayah yang hebat pasti akan sukses," ujar warganet.
"Tanpa kalian sadari, perceraian itu menyakiti anak kalian karena ga ada kebahagiaan mereka selain kebersamaan kalian. Di sini pun anak merasa asing," komentar warganet.
"Suaminya yang baru kayak lebih muda, tapi mantan suaminya kayak baik banget," imbuh yang lain.
Berita Terkait
-
Cowok Pakai Sandal Jepit Bawa Duit 300 Juta Dibungkus Kresek, Sentilan Ditjen Pajak Bikin Ketar-Ketir
-
Viral Nenek-nenek Lewat di Kondangan, Outfitnya Bikin Warganet Takjub: Kostum Terbaik
-
Cewek Minta Saran Nama Anak yang Ada Unsur Kuda, Ide Warganet Bikin Bengek
-
Pria Gendong Anak Datang ke Pernikahan Mantan Istri, Video di Pelaminan Viral
-
Viral Curhatan Tetangga Pasang Banyak CCTV Hingga Terang-terangan Rekam Rumah Orang Lain Bikin Warganet Ikut Gerah
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Dikritik DPR soal Kasus Amsal Sitepu, Kajari Karo Minta Maaf dan Janji Evaluasi
-
Beda dengan Indonesia, Pakistan Naikkan Harga BBM Hingga 50 Persen
-
Operasi True Promise 4 Iran Target Alutsista AS di UEA, Puluhan Perwira Masuk Rumah Sakit
-
Sekretaris Pertahanan AS Minta Kepala Staf Angkatan Darat Mundur di Tengah Perang dengan Iran
-
Kasus Amsal Sitepu: Hinca Panjaitan Desak Kajari Dicopot dan Kapuspen Kejagung Minta Maaf
-
Menteri Pertahanan Malaysia Janji Tindak Tegas Kasus Penganiayaan Prajurit hingga Cedera Otak
-
Dunia Ramai-ramai Tolak Bantu AS Serang Iran
-
Semakin Buruk, Sekjen PBB Desak Penghentian Konflik AS-Israel dan Iran
-
Negara Timur Tengah Siaga Satu Hadapi Hujan Drone Iran, Sasar Bandara Kuwait Hingga Perbankan Arab
-
Austria Tolak Permintaan AS Gunakan Wilayah Udara untuk Serangan ke Iran