Suara.com - Baru-baru ini warganet TikTok turut dibuat resah dengan cerita yang diviralkan oleh akun @linnyliu8. Sebab ia menunjukkan tindak-tanduk tetangga depan rumahnya yang dinilai melanggar batas privasi.
Lewat unggahannya, sang pemilik akun menunjukkan tetangga depan rumahnya yang terlihat memasang banyak sekali CCTV di bagian depan. Tak tanggung-tanggung, setidaknya terlihat ada 7 CCTV yang terpasang di area dekat pagar tersebut, dengan arah kamera yang bergerak menyisir berbagai lokasi.
Pemilik rumah juga terlihat memasang fiberglass berwarna gelap di sela-sela pagarnya. Tak berhenti sampai di situ, ia juga terlihat memasang terpal berwarna biru di bagian atas pagar sehingga benar-benar hampir tidak ada celah untuk bisa melihat bagian dalam rumah kecuali bertamu.
Namun yang lebih meresahkan, kreator konten juga sempat merekam aksi tetangga depan rumahnya yang terang-terangan mengarahkan kamera ponsel kepadanya. Atau dengan kata lain, tetangganya tersebut tanpa sungkan terlihat merekam rumah sang kreator konten.
"Kameranya gak tanggung-tanggung.. Gerak-gerik kita diperhatikan terus.. Direkam terus.. Udah bertahun-tahun.. Memang ada.. aa udahlah.." begitulah keterangan yang dituliskan pemilik konten, seperti dikutip Suara.com pada Senin (7/2/2022).
Bahkan walaupun kreator konten terang-terangan ikut merekam aksinya, sang tetangga depan rumah tetap tanpa ragu mengoperasikan ponselnya. Aksi meresahkan ini lah yang kemudian menjadi pokok curhatan pemilik akun @linnyliu8, bahkan sampai berseloroh menawarkan pertukaran tetangga.
"Sapa mau tukaran punya tetangga begini.. Mau masuk rumah dividioin.. Mau nyapu dividioin.. Mau eeeemm dividioin..." katanya.
Alhasil bukan hanya sang kreator konten yang merasa resah melainkan juga warganet lain. Diintip di kolom komentar, banyak yang menyarankan agar sang kreator konten melaporkan aksi meresahkan tetangga depan rumahnya itu kepada pihak kepolisian.
"Rumah dia di kasih tutupan terpal biar gak di gangguin sama tetangga, v dia sendri gangguin tetangga kaya gitu, bukan main," kritik seorang warganet.
Baca Juga: Ditonton 10 Juta Kali, Cewek Koprol di Lantai Bioskop Gegara LDR Sama Ayang, Publik Speechless
"Apa mereka nyimpen harta karun dalam rumah sampe cctv segitu banyak ," celetuk warganet.
"Itu kantor CIA cabang mana kak?" seloroh warganet lain.
"Bisa lho lapor polisi," saran seorang warganet.
"Kayaknya ada yang undang-undang tentang privasi, jika tidak berkenan diambil gambar bisa menuntut dan dituntut itu.. kalo ga salah ya," imbuh warganet lain.
"Seriusan itu?? kalo benar, kayanya perlu k psikiater deh tetangganya tu, psycho banget sampe cctv sebanyak itu," timpal yang lainnya.
Untuk video selengkapnya bisa disaksikan di sini.
Berita Terkait
-
Ditonton 10 Juta Kali, Cewek Koprol di Lantai Bioskop Gegara LDR Sama Ayang, Publik Speechless
-
Viral Prosesi Tedak Siten Bayi Kucing, Warganet: Masa Depan Kucing Lebih Cerah dari Kaum Rebahan
-
Viral Cara Masak Mi Instan Pakai Susu dan Jus Bayam, Bakal Jadi Tren Baru?
-
Unggah Foto Ayang Pakai Gambar Megawati, Pria Deg-degan Instagram Story Ditonton Akun Ini: Apakah Namanya Cinta?
-
Viral Saringan Teh Bentuk Kotoran Bikin Publik Mual Lihat Tampilannya, Berminat Mencoba?
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi
-
Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana
-
Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan
-
Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah
-
Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo
-
Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL
-
KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan
-
Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....
-
Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan
-
2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar