Suara.com - Seorang pria yang menderek mobil mogok baru-baru ini menghebohkan publik. Bagaimana tidak, ia menderek mobil dengan menggunakan motor, alih-alih mobil derek.
Momen ini menjadi viral dan masuk konten FYP setelah dibagikan oleh akun TikTok @/sindisahitaaaaa. Peristiwa tersebut terjadi di Ngawi, Jawa Timur.
Dalam video, terlihat suasana jalanan sedang hujan gerimis. Tiba-tiba, sebuah mobil yang berisi sejumlah penumpang mogok tepat di bundaran.
Mobil itu kemudian diderek oleh seorang pria yang mengendarai motor. Pria yang masih mengenakan jas hujan itu tampak memasang tali di bumper mobil dengan kencang.
Setelah itu, ia mengambil ujung tali satunya, lalu mengikatnya di belakang motornya. Pria itu sendiri mengendarai motor bebek merek Supra.
"Supra bapak nih bos," tulis akun ini sebagai keterangan TikTok seperti dikutip Suara.com, Rabu (9/2/2022).
Selanjutnya, pria itu mengegas motor supranya untuk menderek mobil tersebut. Aksi pemotor itu semakin menjadi sorotan lantaran penumpang mobil tetap tidak turun.
Padahal, pemotor itu seorang diri berusaha menarik mobil yang sudah berat hanya dengan modal motor. Yang mengejutkan, motor itu berhasil menarik mobil mogok yang mulai melaju menjauh dari bundaran.
Sontak, momen tersebut langsung mendapatkan atensi warganet. Hingga berita ini dipublikasikan, video tersebut sedikitnya telah disaksikan 1 juta kali dan mendapatkan 74 ribu tanda suka.
Baca Juga: Komplotan Geng Motor Jombang yang Viral Rusak Truk Dibekuk Polisi, Pelakunya Anak Bau Kencur
Warganet juga membanjiri kolom komentar dengan beragam komentar kocak. Banyak yang memuji ketaguhan motor tersebut sampai memberikan salam untuk Ngawi, tempat peristiwa itu terjadi.
"Supra wani ngeyel," sahut warganet.
"Seng penting wes berusaha," komentar warganet.
"Di saat supraku menyala, di situlah kamu dalam bahaya. Inget, ojo ngeremehke Supra," pesan warganet.
"Saat supraku menyala, di situlah pacarmu dalam bahaya," celutuk warganet.
"Wong Ngawi memang beda," puji warganet.
Berita Terkait
-
Komplotan Geng Motor Jombang yang Viral Rusak Truk Dibekuk Polisi, Pelakunya Anak Bau Kencur
-
Viral Wanita Cantik Bikin Para Lelaki Iri Gegara Foto Bareng Marc Marquez
-
Video Selang Hotel Rusak Bak Ular Cari Mangsa Viral, Reaksi 'Korban' Jadi Sorotan Warganet
-
Pengendara Motor Meleng Sikat Pemotor Lain di Situbondo, Satu Tewas dan Satu Lagi Luka Parah
-
Ingin Punya All-New Honda Vario 160 Livery MotoGP Seperti Skutik Tunggangan Marc Marquez di Paddock Sirkuit Mandalika?
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
KPK Sampai Kejar-kejaran, Terungkap Nego Suap Sengketa Lahan di PN Depok dari Rp1 M Jadi Rp850 Juta
-
Penampakan Isi Tas Ransel Hitam Berisi Rp850 Juta, Bukti Suap Sengketa Lahan di PN Depok
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian