Suara.com - Seorang driver ojek online menceritakan bahwa ia mendapat penumpang seorang anak sekolah. Cerita milik driver ojol itu kemudian viral dan menuai perhatian.
Kisah driver ojol yang mendapat penumpang seorang anak sekolah itu diunggah melalui akun Instagram @gojek24jam, Jumat (11/2/2022).
"Semoga jadi orang sukses ya dek," tulis keterangan akun seperti dikutip Suara.com, Sabtu (12/2/2022).
Driver ojol yang diketahui bernama Sannyagustia itu menceritakan bahwa ia mendapat orderan ojek motor dari anak sekolah.
"Singkat cerita saya dapat orderan goride dan si anak tersebut curhat pada saya," tulis driver ojol.
Anak sekolah itu lalu curhat kepadanya bahwa ia merasa bingung dan putus asa ingin berhenti sekolah.
Hal itu karena kedua orangtuanya telah berpisah dan ia tinggal hanya bersama sang nenek.
"Pak saya dalam kebingungan inin berhenti sekolah sedangkan kedua orang tua saya udah pada pisah, saya mengikut ke nenek," lanjut driver ojol menceritakan apa yang dikatakan penumpangnya.
Driver ojol itu lalu memberikan motivasi dan semangat kepada anak sekolah yang menjadi penumpangnya. Hal itu supaya anak tersebut bangkit dan semangat sekolah lagi.
"Singkat cerita oleh saya dikasih motivasi dan semangat ke anak tersebut supaya semangat lagi sekolah soalnya terasa pentingnya ijasah untuk masa depan," lanjutnya.
Driver ojol lalu bercerita bahwa anak sekolah yang menjadi penumpangnya itu memberikan tip.
Alangkah terkejutnya, anak itu langsung memberi bintang lima dan ulasan yang membuatnya terharu.
Dalam kolom ulasan, anak itu berjanji untuk terus semangat sekolah. Ia juga turut menyemangati driver ojol dan memujinya.
"gapapa belum bisa sesukses yang lain, bapak jadi gojek juga udah keren kok. terus semangat ya pak, saya juga bakal semangat sekolah kok," tulis anak sekolah tersebut dalam kolom ulasannya.
Sontak, unggahan yang menyertakan tangkapan layar ulasan dari anak sekolah tersebut membuat warganet terharu.
Berita Terkait
-
Salut! Tukang Tambal Ban Ini Masih Pakai Pompa Sepeda, Warganet: Dia Pekerja Keras Bung
-
Seorang Wanita Terekam CCTV Gondol Laptop di Sebuah Konter Saat Pemiliknya Sedang Salat Jumat
-
Punya Koleksi Makeup Super Lengkap, Viral Tur Kamar Rias Milik Nenek Ini Bisa Bikin MUA Ikut Iri
-
Ada Ular di Pesawat, Maskapai Penerbangan di Malaysia Terpaksa Lakukan Pendaratan Darurat
-
Korban Dugaan Pelecehan Seksual Gofar Hilman Klarifikasi, Minta Maaf dan Akui Hanya Imajinasi
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
Terkini
-
Gak Kapok! Bupati Muara Enim Edison Kembali Jadi Tersangka KPK di Kasus Suap BPK
-
Daftar Bansos Kini Tak Bisa Asal, Kemensos Bisa Cek Kendaraan, Listrik hingga Aset Tanah
-
Pramono Minta Daerah Penyangga Ikut Tanggung Beban Transjabodetabek, Minimal Benahi Halte
-
Bukan Hanya Soal Suhu: Apa yang Membuat Hutan Bumi Menyerap Lebih Banyak Karbon?
-
Wamendagri Ribka Tegaskan Komitmen Kawal Percepatan Pembangunan KSPEAN Papua Selatan
-
Segera Lepas Dolar Anda! Dasco Wanti-wanti Agar Tak Rugi Minggu Depan
-
Disperindag Gelar WIITEX 2026: Perkuat Posisi Produk Teh, Kopi, dan Kakao Jabar di Pasar Global
-
Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
-
Mengapa Krisis Iklim Tak Selesai Saat Dunia Capai Net-Zero Emission? Studi Ungkap Penjelasannya
-
504 Kepala Daerah Korup Sejak 2005, Mengapa Dana Banpol Tak Mampu Memperbaiki Kualitas Politik?