Suara.com - Presiden Joko Widodo secara virtual memberikan arahan kepada seluruh kepala daerah lewat video conference. Jokowi memuji Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo lantaran persentase capaian vaksinasi di Jateng sudah di atas rata-rata.
"Pak Gub Terima kasih sebuah capain yang sangat tinggi sekali. Saya tidak ingin bertanya yang lain-lain. Karena, persentase sangat tinggi. Terima kasih, terima kasih," ujar Jokowi secara virtual ditulis Jumat (18/2/2022).
Lebih lanjut, Jokowi meminta protokol kesehatan tetap dijaga. Meskipun capaian vaksinasi di daerahnya sudah tinggi.
"Yang paling penting persentase untuk vaksinasinya sudah tinggi, kemudian prokesnya dijaga. Saya kira Insyaallah di Jawa Tengah akan terjaga, tidak naik terlalu tinggi," kata Jokowi.
Sebelumnya, Juru bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito meminta pemerintah daerah yang cakupan vaksinasinya masih rendah segera memenuhi target vaksinasi dosis pertama maupun kedua. Wiku menyampaikan demikian karena masih ada provinsi yang cakupan vaksinasinya di bawah target nasional.
"Mohon bagi pemerintah daerah khususnya yang masih rendah cakupan vaksinasinya seperti Provinsi Kalimantan Selatan, Maluku, dan Papua Barat untuk segera memenuhi target capaian vaksinasi setiap dosisnya," ujar Wiku dalam keterangan persnya, Selasa (15/2).
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Tak Semua Penghijauan Berdampak Positif, Studi Ungkap Ancaman di Balik Penanaman Pohon Massal
-
Jejak Gelap Aep Saepudin: Sosok Pendiam di Rancaekek yang Jadi Broker Senpi Ilegal Ki Bedil
-
Esra Erkomay: Deteksi Dini Harus Jadi Budaya Agar Kanker di Indonesia Bukan Lagi Vonis Mati
-
Pramono Sebut Parpol Bisa Beli Nama Halte, NasDem Langsung Incar Naming Rights Gondangdia
-
Nekat Foto di Jalur Maut Sitinjau Lauik, Rombongan Arteria Dahlan Bikin Polisi Kena Getahnya!
-
Operasi Imigrasi Sapu Bersih, 346 WNA Diciduk dalam 5 Hari
-
Tolak 'War Tiket Haji', Maman DPR: Ibadah Bukan Ajang Kompetisi Klik Internet!
-
1,5 Tahun Menjabat, Kepercayaan Publik pada Prabowo Tembus 75,1 Persen, MBG Jadi Faktor Utama
-
Kepuasan Publik ke Prabowo-Gibran Tembus 74,1 Persen, Program MBG Jadi Faktor Utama
-
Respons Modus 'Surat Mundur', Wagub Jatim Minta Inspektorat Dalami Kasus OTT Bupati Tulungagung