Suara.com - Memasuki pertengahan tahun, banyak orang mulai bertanya-tanya, kapan bulan Ramadhan 2022 tiba? Bulan Ramadhan atau Lebaran adalah saat yang paling ditunggu umat Islam, termasuk di Indonesia.
Untuk menentukan kapan bulan Ramadhan 2022, para pengamat akan mengamati bulan sabit saat matahari terbenam menjelang awal bulan dalam perhitungan kalender hijriah. Hal ini disebut dengan hilal.
Hilal umumnya diamati pada hari ke-29 dari bulan kalender Islam untuk menentukan, apakah hari berikutnya sudah mengalami pergantian bulan atau belum. Sementara itu, yang menentukan hilal Bulan Syawal adalah lembaga hisab yang juga menentukan hari terakhir bulan Ramadhan yang berkaitan erat dengan hari terakhir puasa dan perayaan Lebaran. Lantas, kapan bulan Ramadhan 2022 tiba?
Kapan Bulan Ramadhan 2022 Tiba?
Menurut Maklumat Nomor 01/MLM/I.0/E/2022 tentang Penetapan Hasil Hisab Ramadhan, Syawal, dan Zulhijah 1443 H, PP Muhammadiyah menetapkan awal puasa Ramadhan 1443 Hijriah jatuh pada Sabtu, 2 April 2022 dan 1 Syawal 1443 Hijriah atau Idul Fitri jatuh pada Senin, 2 Mei 2022.
Sementara itu, berdasarkan SKB 3 Menteri (Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi) Nomor 963 Tahun 2021, Nomor 3 Tahun 2021, Nomor 4 Tahun 2021 tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2022, Lebaran 2022 atau 1 Syawal ditetapkan pada tanggal 2-3 Mei 2022.
Meski begitu, pemerintah belum menentukan secara resmi, kapan bulan Ramadhan 2022 tiba. Penjelasan di atas adalah perkiraan saja dan belum resmi diumumkan hingga hilal tersebut muncul.
Menurut Muhammadiyah, penghitungan di atas belum sah sehingga setiap perbedaan yang muncul, wajib mengutamakan kalender Muhammadiyah yang resmi.
Dijelaskan bahwa penanggalan hijriah global disusun berdasarkan Kriteria Istanbul berdasarkan Kongres Internasional Unifikasi Kalender Hijriah Global 2016 yang memiliki beberapa ketetapan seperti:
- Dunia dipandang secara global sehingga bulan baru dimulai pada hari yang sama.
- Awal bulan baru terjadi saat imkan rukyat di semua belahan bumi, sebelum jam 12 malam.
- Syarat ketinggian hilal minimal 5 derajat dengan elongasi paling sedikit 8 derajat.
- Jika imkan rukyat terjadi setelah jam 12 malam, bulan baru dimulai dengan syarat: kriteria imkan rukyat terpenuhi dan konjungsi terjadi sebelum fajar di New Zealand dan Imkan rukyat bukan di lautan tapi terjadi di daratan Amerika.
Demikian penjelasan tentang kapan bulan Ramadhan 2022 tiba, semoga ulasannya dapat diterima oleh umat Islam.
Kontributor : Rima Suliastini
Berita Terkait
-
Cara Membayar Fidyah dengan Beras dan Ketentuannya yang Wajib Diperhatikan, Segera Bayarkan Sebelum Waktunya Habis!
-
Doa Berbuka Puasa Qadha Latin dan Artinya, Lengkap dengan Waktu untuk Menjalankannya
-
Niat Puasa Bayar Hutang Latin dan Artinya, Ramadhan Sudah Dekat Segera Lunasi Puasa Tahun Lalu!
-
3 Cara Membayar Fidyah untuk Muslim yang Tak Mampu Berpuasa dan Golongan Orang yang Layak
-
Resmi! Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadhan 1443 H Jatuh pada2 April 2022
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
Pilihan
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
Terkini
-
Aktifitas Sentul City Disetop Pascabanjir, Pemkab Bogor Selidiki Izin dan Drainase
-
Anggota MRP Tolak PSN di Merauke: Dinilai Ancam Ruang Hidup dan Hak Masyarakat Adat
-
Kemensos dan BPS Lakukan Groundcheck 11 Juta PBI-JKN yang Dinonaktifkan, Target Tuntas Dua Bulan
-
Bupati Buol Akui Terima Rp 160 Juta dan Tiket Konser BLACKPINK, KPK Siap Usut Tuntas!
-
KPK Dalami Hubungan Jabatan Mulyono di 12 Perusahaan dengan Kasus Restitusi Pajak
-
Saksi Ahli Berbalik Arah! Mohamad Sobary Dukung Roy Suryo Cs dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi
-
Gus Yaqut Praperadilan: Ini Tiga Alasan di Balik Gugatan Status Tersangka Korupsi Kuota Haji
-
Kampung Nelayan Merah Putih Diubah Jadi 'Mesin Ekonomi' Baru, Ini Rencananya
-
Jadi Saksi Ahli Dokter Tifa Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, Din Syamsuddin Diperiksa Selama 4 Jam
-
Israel Resmi Gabung BoP, Pakar UGM Sebut Indonesia Terjebak Diplomasi 'Coba-Coba' Berisiko Tinggi