Suara.com - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) kembali memberikan dukungan dana pendidikan perguruan tinggi bagi putra/putri dari prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI).
Langkah sosial ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan–perusahaan milik negara terhadap tanggung jawab bela negara yang dibebankan kepada anggota TNI. Dukungan dana pendidikan tersebut juga merupakan upaya BUMN untuk turut dalam meningkatkan kualitas generasi muda unggul.
Pada kesempatan ini, beasiswa dalam bentuk dana pendidikan pendidikan ini diberikan kepada putra-putri yang berasal dari keluarga TNI di 34 provinsi di Indonesia. Para mahasiswa berprestasi tersebut merupakan putra-putri kandung anggota TNI aktif dengan Pangkat Orang Tua maksimal Perwira Pertama atau setingkat.
Beasiswa tersebut diserahkan secara simbolis oleh Menteri BUMN Erick Thohir kepada Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa, Cilangkap, dalam seremoni yang menerapkan protokol kesehatan secara ketat.
Menteri BUMN Erick Thohir menuturkan BUMN memiliki kekuatan satu per tiga ekonomi nasional sehingga gerakannya mampu membuat ekonomi lebih kuat. Kemampuan BUMN juga bukan hanya sebagai pencari untung, tetapi juga ikut aktif membantu menyelesaikan berbagai proyek strategis nasional. Keuntungan yang dihasilkan BUMN pun didistribusikan kembali kepada negara agar pemerintah dapat terus menjalankan berbagai program kesejahteraan masyarakat.
Erick menuturkan akan terus proaktif melanjutkan upaya mencerdaskan bangsa. Terlebih, kegiatan sosial di segmen mendidikan ini telah menjadi fokus bagi BUMN dalam mengalokasikan dana CSR-nya. Program dukungan beasiswa pendidikan untuk Putra-Putri TNI ini pun merupakan suatu bentuk kepedulian sekaligus apresiasi BUMN terhadap semua jasa para prajurit negara.
"Ini memang sebuah ketulusan kami untuk membangun bangak program pro rakyat. Kami percaya putra putri TNI layak mendapat pendidikan tinggi berkualitas. Ini adalah upaya kami untuk menunjukkan keberpihakan ekonomi sekaligus memastikan generasi muda indonesia untuk menjadi tulang punggung negara kita kelak," sebutnya.
Sebagai informasi, kuota dana pendidikan 1.775 mahasiswa ini pun sudah naik, dari dukungan beasiswa pendidikan tahun 2020 yang hanya 1593 kuota.
Panglima TNI Jenderal, Andika Perkasa mengapresiasi langkah BUMN yang proaktif dalam membantu penyaluran dana pendidikan bagi para prajurit negara.
Baca Juga: Kota Tasikmalaya Bakal Datangkan Pesawat Tempur Buatan Amerika Milik TNI AU
"Kami tentunya merasa sangat terhormat. Terlebih kami juga telah dapat komitmen untuk pemberian dana pendidikan kembali pada akhir tahun ini dengan alokasi yang jauh lebih besar lagi dari saat ini," sebutnya.
Dukungan BNI
Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama BNI, Royke Tumilaar mengatakan, melalui program ini, beasiswa diberikan kepada anak anggota TNI yang berdinas di Markas Besar TNI, TNI Angkatan Darat, Korp Pasukan Khusus (Kopassus), TNI Angkatan Laut, serta TNI Angkatan Udara, serta Markas Besar TNI. BNI sendiri menyalurkan bantuan pendidikan kepada 195 mahasiswa.
“Ini merupakan bentuk kepedulian BUMN terhadap tanggung jawab bela negara yang dibebankan kepada anggota TNI, sekaligus menjadi upaya BUMN dalam meningkatkan sumber daya manusia yang unggul melalui Pendidikan,” ujarnya.
Saat ini, tercatat berbagai prestasi TNI yang patut menjadi perhatian, yaitu prestasi Tidak terkalahkan dalam lomba Army of Skill Arms at Meeting (AASAM) 10 kali berturut-turut (TNI). TNI juga konsisten dilibatkan PBB dalam berbagai misi dunia (TNI).
TNI pun masuk dalam 15 besar kekuatan militer terbesar di dunia (TNI). Indonesia menempati ranking 9 dari 142 negara teraman 2017 di dunia di atas Denmark, China, Belanda, hingga Jepang menurut versi survey Gallup.
Berita Terkait
-
Ditahan karena Langkahi Aturan KSAD Dudung, Brigjen Junior Mestinya Paham Jalur Hukum untuk Bela Rakyat
-
Ditahan Karena Bela Warga Bojong Koneng Tanpa Perintah, Brigjen TNI Junior Tumilaar Harus Jalani Proses Hukum
-
Bikin Mewek, 5 Momen Tukul Arwana Dikunjungi Jenderal Dudung
-
Sempat Bela Warga Bojong Koneng, Brigjen TNI Junior Tumilaar Ditahan, Ini Penjelasan Lengkap Danpuspomad
-
Berkas Sudah di Pengadilan, Anggota TNI Tersangka Buang Jasad Sejoli di Nagrek Segera Disidang
Terpopuler
- JK Kritik Keras Hilirisasi Nikel: Keuntungan Dibawa Keluar, Lingkungan Rusak!
- Nikmati Belanja Hemat F&B dan Home Living, Potongan Harga s/d Rp1,3 Juta Rayakan HUT ke-130 BRI
- 5 Mobil Diesel Bekas di Bawah 100 Juta, Mobil Badak yang Siap Diajak Liburan Akhir Tahun 2025
- Sambut HUT ke-130 BRI: Nikmati Promo Hemat Hingga Rp1,3 Juta untuk Upgrade Gaya dan Hobi Cerdas Anda
- Nikmati Segarnya Re.juve Spesial HUT ke-130 BRI: Harga Istimewa Mulai Rp13 Ribu
Pilihan
-
Saham Entitas Grup Astra Anjlok 5,87% Sepekan, Terseret Sentimen Penutupan Tambang Emas Martabe
-
Pemerintah Naikkan Rentang Alpha Penentuan UMP Jadi 0,5 hingga 0,9, Ini Alasannya
-
Prabowo Perintahkan Tanam Sawit di Papua, Ini Penjelasan Bahlil
-
Peresmian Proyek RDMP Kilang Balikpapan Ditunda, Bahlil Beri Penjelasan
-
Resmi Melantai di Bursa, Saham Superbank Melambung Tinggi
Terkini
-
Yusril Beri 33 Rekomendasi ke 14 Kementerian dan Lembaga, Fokus Tata Kelola Hukum hingga HAM Berat
-
Cerita Polisi Bongkar Kedok Klinik Aborsi di Apartemen Basura Jaktim, Janin Dibuang di Wastafel
-
Telepon Terakhir Anak 9 Tahun: Apa Pemicu Pembunuhan Sadis di Rumah Mewah Cilegon?
-
Pramono Sebut UMP Jakarta 2026 Naik, Janji Jadi Juri Adil Bagi Buruh dan Pengusaha
-
Polda Metro Bongkar Bisnis Aborsi Ilegal Modus Klinik Online: Layani 361 Pasien, Omzet Rp2,6 Miliar
-
Beda dengan SBY saat Tsunami Aceh, Butuh Nyali Besar Presiden Tetapkan Status Bencana Nasional
-
Kronologi Pembunuhan Bocah 9 Tahun di Cilegon, Telepon Panik Jadi Awal Tragedi Maut
-
Gubernur Bobby Nasution Serahkan Bantuan KORPRI Sumut Rp2 Miliar untuk Korban Bencana
-
Gubernur Bobby Nasution Siapkan Lahan Pembangunan 1.000 Rumah untuk Korban Bencana
-
Misteri Kematian Bocah 9 Tahun di Cilegon, Polisi Periksa Maraton 8 Saksi