Suara.com - Ketua Umum Jokpro 2024 Baron Danardono mengaku optimis bahwa MPR RI akan mempertimbangkan soal perpanjangan masa jabatan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Dikutip dari wartaekonomi--jaringan Suara.com, Baron optimis MPR akan mempertimbangkan aspirasi masyarakat.
Diketahui, Jokpro 2024 akan menggelar deklarasi nasional pada Maret.
"Alhamdulilah, saya sangat bersyukur ya, praktis sekarang kami tinggal mengejar dua provinsi lagi sehingga akhirnya akan deklarasi nasional yang InsyaAllah akan kita lakukan di bulan Maret," kata Baron, seperti dikutip dari wartaekonomi--jaringan Suara.com.
Lebih lanjut, Baron mengaku optimis soal gagasan Jokowi 3 periode.
Menurutnya, MPR akan mempertimbangkan hal tersebut. Sebab, menurutnya hal itu merupakan salah satu aspirasi masyarakat.
"Kalau saya sendiri optimis MPR RI akan segera mempertimbangkan gagasan Jokowi 3 periode," ujarnya.
Baron juga menjelaskan mengenai data dan dukungan masyarakat yang semakin masif.
"Datanya ada bisa dicek ya, dukungan masyarakat akar rumput yang kita tahu makin masif ini, tentu akan didengar," pungkasnya.
Baca Juga: Waduh! Jokowi Sebut Harga-harga Barang Bakal Naik, Ini Penyebabnya
Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Jokpro 2024 Timothy Ivan Triyono mengatakan, Cak Imin memiliki kesamaan dengan Jokpro 2024.
Yakni sama-sama mengkhawatirkan iklim yang sudah baik di masa pemerintahan Jokowi.
"Kalau Cak Imin mengkhawatirkan ketidakstabilan ekonomi, Jokpro 2024 mengkhawatirkan terjadinya polarisasi ekstrem," kata Timothy seperti dikutip dari wartaekonomi--jaringan Suara.com, Jumat (25/2/2022).
Jokpro 2024 menilai Jokowi perlu diberi kesempatan menjabat satu periode lagi.
Hal tersebut agar Indonesia menuju kebangkitan nusantara dan Indonesia Emas di 2024 terealisasi.
Menurutnya, penundaan pemilu alias perpanjangan masa jabatan presiden memerlukan amandemen UUD 1945.
"Jokpro 2024 melihat gagasan penundaan pemilu alias perpanjagan masa jabatan tetap memerlukan amendemen UUD 1945. Karena itu, sebaiknya langsung saja dibuka pasal masa jabatan Presiden dapat 3 periode," tandasnya.
Berita Terkait
-
Siap-siap! Presiden Jokowi Sebut Harga Barang Bisa Naik karena Perdagangan Antarnegara Tidak Seimbang
-
Bicara Demokrasi di Hadapan TNI/Polri, Jokowi Singgung soal Penceramah Radikal
-
Waduh! Jokowi Sebut Harga-harga Barang Bakal Naik, Ini Penyebabnya
-
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa Terpapar Covid-19
-
Bangun Sistem Digital yang Lebih Baik, Jokowi Ingin Talenta Digital Indonesia di Luar Negeri Segera Pulang
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
KPK Geledah Rumah Eks Pj Sekda Pati, Dalami Kasus Suap Jabatan Desa yang Jerat Sudewo
-
Jakarta Ramadan Festival 2026, Bundaran HI Tampil Bercahaya Selama Bulan Suci
-
KPK Ungkap Modus Mobil Operasional Berpindah-Pindah di Kasus OTT Bea Cukai
-
Nasib 185 Lapangan Padel Tak Berizin di Jakarta: DPRD Minta Penertiban Bertahap dan Berkeadilan
-
Ramadan dan Lebaran Ubah Pola Perjalanan, Mobilitas Makin Terkonsentrasi Jelang Hari H
-
Kejagung Ajukan Banding Vonis 9 Terdakwa Korupsi Tata Kelola Minyak Mentah
-
Diduga Ilegal, Satgas PKH Segel Tambang Nikel Milik Bos Malut United
-
H-10 Lebaran, Menteri PU Targetkan Pantura Barat Bebas Lubang
-
ICW Desak PT Agrinas Pangan Nusantara Buka Informasi Pengadaan Pikap untuk Koperasi Merah Putih
-
Soal Ambang Batas Pemilu, PSI Tegaskan Kembali Semangat Reformasi