Suara.com - Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy secara resmi telah menandatangani dekrit yang mengizinkan masuk bebas visa bagi para pejuang sukarelawan asing. Dekrit itu ditandatangani pada Selasa (1/3/2022) pagi waktu setempat.
“Mulai 1 Maret, aturan masuk bebas visa telah diperkenalkan bagi orang asing yang ingin bergabung dengan Legiun Internasional Pertahanan Teritorial Ukraina untuk sementara selama masa darurat militer,” bunyi dekrit tersebut sebagaimana dilansir kantor berita Anadolu, Selasa.
Keputusan itu tidak berlaku untuk warga negara Rusia.
Legiun Internasional Pertahanan Teritorial Ukraina adalah unit militer sukarelawan legiun asing yang dibentuk oleh pemerintah Ukraina atas permintaan Presiden Volodymyr Zelenskyy untuk melawan invasi Rusia ke Ukraina.
Ukraina pada Minggu mengundang warga asing yang bersedia membela negaranya melawan Rusia untuk bergabung dalam perang.
“Warga asing yang bersedia membela Ukraina dan ketertiban dunia sebagai bagian dari Legiun Internasional Pertahanan Teritorial Ukraina, saya mengundang Anda untuk menghubungi misi diplomatik asing Ukraina di negara Anda masing-masing,” kata Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba di Twitter.
Tag
Berita Terkait
-
Hari Keenam Invasi Rusia: Rumah Sakit Bersalin Jadi Sasaran Artileri, 70 Tentara Ukraina Tewas
-
Australia Tak Tinggal Diam, Siapkan Dana Rp 729 Miliar Untuk Pengadaan Senjata Mematikan Bagi Ukraina
-
Masih Terjadi Pertempuran Darat di Sebelah Utara Ukraina, Menlu Retno Sebut 13 WNI Belum Dievakuasi
-
Australia Ikut Campur, Janji Bakal Danai Ukraina Bikin Senjata Mematikan
-
Menlu Retno: 24 WNI Pilih Tetap Tinggal di Ukraina karena Alasan Keluarga
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu
-
Sinyal Keras KPK, Eks Menag Yaqut Secepatnya Ditahan di Kasus Korupsi Haji
-
Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional