Suara.com - Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan sebanyak 24 Warga Negara Indonesi (WNI) memilih untuk tetap berada di Ukraina. Kata Retno, 24 WNI tersebut yang ingin tetap tinggal karena alasan keluarga.
"Terdapat 24 WNI yang memilih untuk tetap tinggal di Ukraina karena alasan keluarga," ujar Retno dalam jumpa pers secara virtual, Selasa (1/3/2022).
Pernyataan Retno menyusul invasi Rusia ke Ukraina. Retno menjelaskan 24 WNI tersebut menikah dengan warga negara Ukraina, sehingga memilih untuk tetap di Ukraina.
"Mereka (24 WNI) menikah dengan Warga Negara Ukraina," tutur Retno.
Sementara itu, Retno mengatakan sebanyak 13 Warga Negara Indonesia (WNI) yang belum dapat dievakuasi di sebelah utara Ukraina. 13 WNI tersebut yakni 4 WNI di Kharkiv dan 9 belum dievakuasi karena masih terjadinya pertempuran darat di wilayah tersebut.
"Masih terdapat empat WNI di Kharkiv dan sembilan WNI di Chernihiv, di sebelah utara Ukraina. Mereka belum dapat dievakuasi mengingat pertempuran darat masih terus terjadi," papar dia.
Retno mengatakan, KBRI Kiev dan KBRI Moskow terus menjalin kontak dengan 13 WNI yang belum dievakuasi tersebut. Kata Retno kondisi 13 WNI itu dalan kondisi sehat dan memiliki pasokan logistik yang cukup.
"KBRI Kiev dan KBRI Moskow terus melakukan kontak dengan mereka. Informasi yang kami terima mereka dalam kondisi sehat dan memiliki pasokan logistik yang cukup," ucap dia.
Karena itu kata Retno, pemerintah masih menunggu waktu yang tepat untuk mengevakuasi 13 WNI di wilayah sebelah utara Ukraina itu.
"Pemerintah masih terus menunggu saat yang tepat untuk dapat mengevakuasi mereka," papar dia.
99 WNI Dievakuasi dari Ukraina
Sebelumnya, Menlu Retno Marsudi mengatakan sebagaian besar WNI telah dievakuasi ke luar Ukraina. Kata Retno, sebanyak 99 Warga Negara Indonesia dan 5 WNA yang telah berada di luar Ukraina.
"Sebagian besar WNI sudah dapat kita evakuasi keluar dari Ukraina. Jumlah total yang telah berada di luar Ukraina adalah 99 WNI dan 5 WNA yang merupakan keluarga dari WNI kita," tutur dia.
Menurutnya, dari total 99 WNI tersebut yakni 94 yang dievakuasi pemerintah dan 5 WNI yang melakukan evakuasi mandiri.
"99 WNI sudah keluar dari Ukraina, sekali lagi, termasuk 5 WNI yang melakukan evakuasi mandiri," ucap dia.
Tag
Berita Terkait
-
Bertahan 2 Hari di Perbatasan hingga Antre 30 Km, Menlu Retno Ungkap Cerita Tim Evakuasi Selamatkan 99 WNI dari Ukraina
-
Singgung Ucapan Jokowi Setop Perang, Guru Besar UI Hikmahanto Beri Usulan Ini Agar RI Tak Mengekor ke Rusia atau AS
-
Meski Dikecam Banyak Negara, China Nyatakan Tetap Jalin Kerja Sama dengan Rusia
-
Negara Lain Kompak Beri Sanksi, Pakistan Justru Impor Gandum Dan Gas Besar-besaran Dari Rusia
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka
-
Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras
-
PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader
-
Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI
-
Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'
-
Mendagri Tito Apresiasi BSPS, Program Perumahan Bantu Warga Kurang Mampu
-
Mahfud MD Curhat di DPD: Laporan Reformasi Polri Rampung, Tapi Belum Diterima Presiden
-
Imigrasi Ngurah Rai Amankan Buronan Interpol Asal Inggris
-
Geledah Kantor PT AKT, Kejagung Temukan Tumpukan Dolar Senilai Rp 1 Miliar!
-
Menaker Dorong Layanan Kemnaker Lebih Responsif dan Mudah Diakses Masyarakat