Suara.com - Aksi kurir saat mengantarkan paket ke alamat penerima baru-baru ini viral. Bagaimana tidak, pengantaran paket itu diwarnai dengan pengumuman di toa untuk mencari penerima yang tidak ada di rumah.
Momen tersebut dibagikan oleh akun Instagram @video_medsos. Hingga berita ini dipublikasikan, video tersebut sedikitnya telah mendapatkan 1.000 tanda suka.
"Ibu murti ayo paketnya diterima dulu," tulis akun ini sebagai keterangan Instagram seperti dikutip Suara.com, Kamis (3/3/2022).
Dalam video, kurir paket ini telah sampai ke rumah penerima. Namun, ia tidak bisa menyerahkan paket karena tidak ada orang dalam rumah penerima.
Meski demikian, sang kurir tidak menyerah begitu saja. Ia rupanya meminta bantuan warga setempat untuk mencari sosok penerima paket yang dibawanya.
Bantuan akhirnya diberikan dengan menggunakan toa masjid setempat. Seorang warga mengumumkan dengan toa nama penerima paket, lalu memintanya segera pulang untuk menerima paket.
Adapun nama penerima paket itu adalah Ibu Murti. Ia disuruh segera pulang karena kurir sudah menunggu di depan rumah untuk menyerahkan paket.
"Ditujukan kepada ibu Murti disuruh pulang, ada paketan. Sekali lagi, ibu Murti diharap segera pulang, ada paketan datang. Terima kasih," kata seorang pria dalam toa masjid.
Sementara itu, sang kurir tetap menunggu di depan rumah penerima dengan menggeleng-gelengkan kepala. Ia merekam dirinya dengan latar belakang toa masjid, sambil memegang paket di tangannya.
Baca Juga: Ritual Mbusau Viral di Medsos, Acara Adat Kutai Lawas untuk Usir Roh Jahat
Sontak, momen kurir yang meminta nama penerima diumumkan dengan menggunakan toa masjid langsung ramai dikomentari warganet. Mereka menuliskan beragam komentar kocak sampai ikut ngakak melihat kejadian tersebut.
"Mesti COD itu," sahut warganet.
"Menghindari COD," tebak warganet.
"Mantap, paket datang ke rumah,orangnya gak ada terus disiarin di mushola," komentar warganet.
"Mestinya dijelasin juga isi paketannya," saran warganet.
"Sampai ramai sekampung," tambah yang lain.
Berita Terkait
-
Ritual Mbusau Viral di Medsos, Acara Adat Kutai Lawas untuk Usir Roh Jahat
-
Viral Geng Motor Tenteng Celurit Berkeliaran di Cilegon, Terekam CCTV di Depan Al-Ishlah
-
Datangi Makam Teman Selama 7 Hari, Momen Persahabatan Bocah Ini Bikin Haru
-
Gaji Sering Telat Bahkan Dibayar Rapel, Anak Sampai Trauma Bayar UKT Pinjam ke Tetangga
-
Merantau 3 Tahun di Jepang, Saat Pulang Nyamar Jadi Pembeli untuk Kasih Kejutan ke Sang Ibu, Videonya Bikin Mewek
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Penguatan Peran MRP dalam Penyusunan RPP Perubahan Kedua PP 54/2004
-
Bukan Sekadar Pameran E-Voting, Wamendagri Minta Fasilitas Simulasi Pemilu Jadi Pusat Kebijakan
-
Wajah Baru Jakarta Menuju 5 Abad: Koridor Rasuna Said Jadi Pusat Diplomasi dan Budaya
-
Wamen PANRB Tegaskan Era Digital Butuh Pemimpin Visioner, Bukan Sekadar Manajer
-
Momen Haru Eks Wamenaker Noel Peluk Cium Putrinya usai Sidang: Ini yang Buat Saya Semangat
-
Korea Utara Tantang AS dan Sekutu: Jangan Atur-atur Kami Soal Nuklir
-
Sekarang Malu dan Menyesal Terima Uang Rp3 Miliar dan Ducati, Noel: Saya Minta Ampun Yang Mulia
-
Kapolri Sebut Penguatan Kompolnas Cukup Masuk di Revisi UU Polri, Tak Perlu UU Baru
-
Ahli Psikologi TNI Bongkar Profil 4 Penyiram Air Keras Andrie Yunus: Kemampuan Analisa Rendah
-
Buntut Kematian Dokter Myta, Kemenkes Tunda Internship di Puskesmas dan RSUD Kuala Tungkal