Suara.com - Belakangan ini, para pengguna media sosial khususnya TikTok menyoroti informasi tanggal 7 Maret yang kemudian viral di TikTok. Ternyata tanggal 7 Maret terjadi berbagai macam peristiwa dan momen penting dalam sejarah baik Indonesia dan dunia internasional yang menghebohkan media sosial TikTok.
Lantas sebenarnya ada apa dengan tanggal 7 Maret viral di TikTok baru-baru ini? Simak informasinya berikut ini.
1. Kecelakaan Pesawat Garuda GA 200 Rute Jakarta - Yogyakarta
Salah satu peristiwa sejarah pada 7 Maret adalah peristiwa kecelakaan pesawat Garuda GA 200 rute Jakarta - Yogyakarta. Pesawat Garuda dengan nomor penerbangan GA 200 tergelincir dan terbakar yang menimbulkan banyak korban jiwa. Saat itu, pilot pesawat Garuda GA 200 mendekati bandara dengan kecepatan tinggi yang menyebabkan pesawat tergelincir.
Pada 7 Maret tersebut tercatat 22 orang meninggal dunia dan 5 diantaranya merupakan warga negara Australia. Peristiwa naas ini terjadi di Bandar Udara Adisutjipto, Yogyakarta pada 7 Maret 2007 silam.
2. Turunnya Presiden Soekarno
Pada tanggal 7 Maret 1967, MPRS mencabut Soekarno dari kursi kepresidenan. Hal ini dikarenakan Presiden Soekarno dianggap tidak berhasil dalam memimpin dan menjalankan kewajibannya yang kala itu terjadi G30S.
Ketetapan MPRS berisi tentang Pencabutan Kekuasaan Pemerintah Negara dari Presiden Soekarno berdasarkan MPRS Nomor I/MPRS/1960 tentang Manifesto Politik Republik Indonesia sebagai Garis Besar Haluan Negara. Peristiwa ini menjadikan Jenderal Soeharto naik menjadi Presiden ke-2 Republik Indonesia.
3. Pembaharuan Community Guidelines TikTok
Baca Juga: Gubernur Koster Minta Kebijakan PPLN ke Bali Tanpa Karantina Dimajukan Mulai 7 Maret 2022
Dilansir dari theancenstory.com, TikTok telah melakukan pembaharuan terhadap community guidelines atau panduan komunitas yang berpengaruh pada 7 Maret 2022 mendatang. Sementara itu ada rumor mengenai penghapusan terhadap konten olahraga yang ternyata adalah mitos belaka.
Sebaliknya peraturan tersebut bertujuan untuk video yang mengandung perilaku berbahaya dan olahraga yang menampilkan cedera fisik maupun kematian yang diunggah. Jadi TikTok akan menghapus konten-konten yang berbahaya dan beresiko yang muncul di setiap akunnya.
Demikian adalah informasi mengenai ada apa dengan tanggal 7 Maret viral di TikTok baru-baru ini. Semoga informasi di atas dapat menjawab rasa penasaranmu mengenai tanggal 7 Maret viral di TikTok.
Kontributor : Muhammad Zuhdi Hidayat
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Gaza Kembali Membara! Serangan Israel Tewaskan Kolonel Polisi dan Lukai 17 Orang
-
Tulisan Tangan Terakhir Jeffrey Epstein Dipublikasikan, Isi Pesannya Bikin Geger
-
Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus
-
Kelicikan Zionis Israel, Beirut Selatan Dibombardir Saat Gencatan Senjata
-
Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus