Suara.com - Invasi Rusia terhadap Ukraina saat ini tengah menjadi sorotan dunia. Beberapa negara menentang keras aksi Rusia tersebut karena bisa menyebabkan terjadinya Perang Dunia Ke III. Namun ada pula negara pendukung Rusia.
Lalu mana saja daftar negara pendukung Rusia? Presiden Rusia, Vladimir Putin mengambil langkah untuk menginvasi Ukraina sejak 24 Februari 2022 lalu. Hal ini lantaran keinginan pemerintah Ukraina yang akan bergabung menjadi bagian dari NATO.
Pernyataan itu pun ditentang oleh pemerintah Rusia, bahkan mereka telah menerjunkan pasukan militernya untuk mempertahankan wilayah Ukraina. Sejumlah negara pun juga turut mendukung langkah Rusia dalam invasi Ukraina. Berikut ini daftar negara pendukung Rusia.
Daftar Negara Pendukung Rusia
1. Chechnya
Negara pendukung Rusia yang pertama adalah Chechnya. Chechnya secara terang-terangan memberikan dukungan atas aksi Rusia yang menginvasi Ukraina dengan mengirimkan 12.000 pasukan perang mereka. Bahkan Jenderal pasukan Chechnya, Magomed Tushaev dikabarkan tewas saat turun membela Rusia.
2. Moskow
Moskow menjadi negara yang disebut mendukung Rusia. Bahkan terdapat pasukan pro Rusia yang berada di wilayah Donbass Ukraina yang mayoritas oranya berbahasa Rusia. Moskow akan menjadi salah satu negara yang mendukung Rusia dalam Invasi yang dilakukan terhadap Ujraina.
3. Iran
Baca Juga: Dubes Vasyl Hamianin: Pria Ukraina Memang Humoris tapi Siap Mati untuk Tanah Air
Ketegangan yang terjadi antara Iran dan Amerika Serikat membuat Rusia mengambil langkah untuk mendukung Iran. Rusia bahkan telah bekerja sama dengan Iran dalam perang Suriah dengan memasok senjata ke negara tersebut. Selain itu, setelah kesepakatan nuklir gagal Rusia semakin konsisten mendekati Iran.
Oleh karena itu, dalam invasi yang terjadi saat ini Iran dipastikan memberikan dukungan terhadap Rusia. Dalam hal apapun Iran akan menunjukkan dukungannya. Karena Rusia dianggap telah banyak membantu Iran saat dijatuhi sanki ekonomi oleh Amerika Serikat.
4. China
Hubungan antara Rusia dan China pernah memanas beberapa puluh tahun lalu. Bahkan mereka pernah terlibat perang karena memperebutkan pulau Zhenbao. Namun saat ini China telah menjadi mitra utama Rusia.
China dan Rusia telah menjalin kerja sama multi dimensi mulai dari perdangan, militer hingga luar angkasa. Jadi sudah dipastikan bahwa China akan mendukung penuh langkah Rusia.
5. Myanmar
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Api Kepung TPA Rasau Jaya, Pemadaman Diperkuat dari Udara
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai