Suara.com - Para pendaki gunung sering kali disebut sebagai pecinta alam. Namun belakangan viral sebuah foto yang menunjukkan tumpukan sampah pendaki di gunung.
Pada foto yang diunggah oleh akun Instagram @undercover.id, terlihat tumpukan sampah di lokasi pendakian.
Akun @undercover.id, menampilkan unggahan Twitter @cyapila yang menunjukkankondisi Gunung Merbabu.
"Halo pendaki, tolong kalau naik gunung bawa kembali sampahmu," tulis akun @cyapila .
"Kalau cuma bisa mengotori gunung mending diam di rumah aja," imbuhnya.
Menurut keterangan, foto tersebut diamil di Gunung Merbabu via Suwanting Pos 2 pada Rabu (2/3/2022).
"Plastik di sepanjang jalur dan pos 2 kumuh bagai tempat pembuangan sampah," tambahnya lagi.
Cuitan yang diunggah kembali di Instagram pada Jumat (4/3/2022) itu tentu mendapatkan berbagai respons dari warganet.
"Setelah foto2 di puncak, terus buat caption paling mengerti arti kehidupan dan persahabatan tapi ninggalin sampah," komentar warganet.
"Si paling cinta alam kok begitu," iimbuh warganet lain.
"Sanksinya yang tertangkap nyampah disuruh mendaki jalannya mundur aja," balas lainnya.
"Aku memilih untuk di rumah, supaya gunungku tetap lestari," tulis warganet di kolom komentar.
"Klaim diri pecinta alam, padahal malah meruksak," timpal lainnya.
"Begitulah kalau naik gunung cuma buat gaya-gayaan tapi enggak bisa jaga alam. Apa susahnya bawa plastik buat sampah terus masukin ke plastik sampah-sampahnya terus buang di bawah," tambah warganet.
Saat berita ini dibuat, unggahan tersebut telah disukai lebih dari 900 akun dengan ratusan komentar dari warganet.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Geger di Haji Nawi! Jasad Bayi Usia Sehari Dibuang di Tong Sampah, Dibungkus Tas Kertas
-
Marak Kasus Kekerasan, Aparat Akan Diberi Pelatihan Hak Asasi Manusia Agar Lebih Humanis
-
Anggota DPRD DKI Lukmanul Hakim Sepakat Minimarket Modern Ditutup dan Kopdes Dikuatkan
-
Ngeri! Bahas Fungsi Helm, 6 Fakta Petugas Damkar Khairul Umam Diancam Tak Selamat Sampai Lebaran
-
PDIP Kritik RI Gabung Board of Peace Tanpa Persetujuan DPR, Singgung Biaya 8.000 Pasukan
-
Bertaruh Nyawa di Arus Lahar Semeru, Aksi Heroik Polisi Lumajang Gendong Siswa SD Demi Bisa Sekolah
-
Total Ada 38 Ribu Penerima Beasiswa LPDP, Dirut Ingatkan Etika dan Tanggung Jawab Moral Uang Pajak
-
Jadwal Lengkap Layanan Hapus Tato Gratis Baznas DKI Jakarta Selama Ramadhan 2026
-
Buntut Kontroversi "Cukup Aku WNI", LPDP Hitung Refund Beasiswa AP Suami Mbak DS Plus Bunga
-
Viral Perang Sarung Kebumen, KemenPPPA Soroti Dampak Mengerikan Ini pada Anak dan Polisi!