Suara.com - Sebuah video Presiden Joko Widodo bersama para menteri tak menggunakan masker beredar di media sosial.
Foto tersebut mulanya diunggah oleh akun Facebook Lingga Ratuliena yang mengklaim bahwa Jokowi dan sejumlah menteri tak memakai masker dalam sebuah acara.
Potongan video tersebut berdurasi 31 detik yang memperlihatkan bahwa Presiden Jokowi dan wakilnya memasuki ruangan kemudian menyapa sejumlah menteri tanpa menggunakan masker.
Berikut narasinya:
"Ada yang tahu ini acara apa ya ?? Kenapa mereka tak ada satu orang pun dari Mereka yang pakai Masker."
"Mereka lagi berbahagia dan merasa senang disaat RakyatNya sedang menjerit dan menderita. Inikah yang namanya pemimpin akhir kehancuran bangsa ini??? Para pengkhianat tanpa merasa bersalah dan berdosa."
Lalu benarkah klaim tersebut?
Menurut penelusuran Turnbackhoax.id -- jaringan Suara.com, peristiwa dalam video tersebut terjadi sebelum ada virus corona Covid-19 menyebar di Indonesia.
Video tersebut diambil pada 31 Oktober 2019 sementara Covid-19 pertama terkonfirmasi di Indonesia pada Maret 2020.
Baca Juga: Isu Reshuffle Kabinet Kembali Mencuat, Ini Nama Menteri yang Disebut Layak Diganti
Menurut penelusuran tenyata video tersebut bersumber dari akun Youtube Teropong Time Indonesia yang diunggah pada 1 November 2019. Potongan video yang beredar diambil pada detik ke-20 hingga detik ke-46.
Dalam video asli, Teropong Time Indonesia memberikan keterangan bahwa video tersebut terjadi saat rapat terbatas dengan topik: penyampaian program dan kegiatan di bidang politik, hukum dan keamanan, di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, 31 Oktober 2019.
Kesimpulan
Melalui penjelasan di atas maka klaim bahwa Presiden Jokowi bersama menteri tak memakai masker saat pertemuan adalah salah.
Konten tersebut masuk dalam kategori konten yang menyesatkan atau hoaks.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sunscreen Menghilangkan Flek Hitam Usia 40 Tahun
- 5 Sunscreen untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
- 4 Mobil Keluarga Bekas 50 Jutaan: Mesin Awet, Cocok Pemakaian Jangka Panjang
- 27 Kode Redeem FC Mobile 15 Januari 2026, Gaet Rudi Voller Pemain OVR 115
Pilihan
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
Terkini
-
Bawa 11 Orang, Pesawat ATR 42 IAT yang Hilang Kontak di Maros Masih Dicari
-
Pesawat ATR 42 Rute Yogyakarta-Makassar Hilang Kontak di Maros Pangkep
-
Sekolah Rakyat Berasrama, Menteri PPPA: Hak Asuh Anak Tetap di Tangan Orang Tua
-
Rekayasa Lalu Lintas Bakal Diberlakukan di Kota Tua Mulai Akhir Januari, Cek Jadwalnya!
-
Salip London hingga Paris, Bali Jadi Destinasi Wisata Terbaik Dunia 2026
-
KAI Catat 88 Ribu Penumpang Tinggalkan Jakarta Selama Libur Isra Mikraj
-
Pelaku Asusila di Bus Transjakarta Koridor 1A Diproses Hukum
-
Akses Terputus Sepekan, Kepala BNPB Instruksikan Percepatan Penanganan Longsor Jepara
-
Hujan Lebat dan Angin Kencang Bayangi Akhir Pekan Jakarta
-
Belajar dari Broken String Aurelie Moeremans: Mengapa Korban Sulit Lepas dari Jerat Pelaku?