Suara.com - Seorang pria yang berniat menagih utang sepasang suami istri berakhir tidak berdaya. Pasalnya, ia justru disemprot habis-habisan sampai diancam dengan golok oleh pengutangnya.
Kejadian ini viral setelah dibagikan oleh akun Instagram @fakta.beriita. Hingga berita ini dipublikasikan, video tersebut sedikitnya telah mendapatkan 1.500 tanda suka.
Dalam video, pria ini menghampiri rumah pasutri yang berutang kepadanya. Tak disangka, ia mendapatkan sambutan tidak hangat sampai ditantang dan diancam dengan golok.
"Niat mau menagih utang, pria ini malah kena semprot pasangan suami istri. Bahkan si suami sempet ambil," tulis akun ini sebagai keterangan Instagram seperti dikutip Suara.com, Sabtu (5/3/2022).
Aksi pasutri yang justru marah-marah tentu membuah penagih ikut emosi. Terlihat, sang pria sempat cekcok dengan pasangan tersebut sehingga suasana menjadi ribut.
Sang suami sendiri tiba-tiba berlari masuk ke dalam rumah. Sang pria ditinggalkan dengan sosok istri yang sudah marah. Istri itu tampak menarik bajunya di bagian dada sambil berteriak.
Ia memamerkan bagian dadanya di bagian tengah, sambil menantang penagih utang. Tak main-main, sang istri meminta pria itu untuk membunuhnya bersama suami sekalian.
"Ndang pateni wong loro. Pateni, pateni aku ayo. Hebat koe? Hebat koe? (Buruan bunuh kita berdua. Bunuh, bunuh aku ayo. Hebat kamu? Hebat kamu?)" teriak istri.
Selang berapa lama, sang suami keluar sambil membawa golok. Ia mengancam penagih utang sambil mengatakan dirinya memang orang miskin.
Baca Juga: Viral! Mobil Parkir Halangi Laju Kereta Api di Solo, Endingnya Warga Ramai-ramai Menggeser
"Aku kere mas. Ayo, rene. Rene. (Aku miskin mas. Ayo, sini. Sini)," tantang sang suami.
Sontak, pria itu tidak habis pikir dirinya diancam dengan golok. Temannya yang menemainya juga menyebut golok itu tidak setimpal dengan utang pasutri, yang cuma disuruh membayar Rp 65 ribu.
"Sampeyan bacok iki duite mek piro. Wong bayar sewidak lima kok ora iso, malah pengen bacok iki. (Kalian itu mau bacok dia uangnya cuma berapa. Disuruh bayar 65 ribu aja gak bisa, malah pengen bacok dia)" kata teman pria itu.
Mendengar itu, pasutri tersebut semakin nyolot. Mereka terus ngegas, di mana sang suami mengancam dengan golok sedangkan istrinya menantang penagih untuk membunuhnya.
Sontak, teman penagih malah mempersilahkan sang suami membacok rekannya. Ia menyatakan akan merekam aksi itu dan melaporkannya ke polisi.
"Yo saiki ndang bacok, tak rekam iki hlo. (Ya sekarang buruan bacok, tak rekam ini hlo)," kata teman pria itu.
Berita Terkait
-
Viral! Mobil Parkir Halangi Laju Kereta Api di Solo, Endingnya Warga Ramai-ramai Menggeser
-
Bak Zombie Apocalypse, Emak-emak Geruduk Minimarket Demi Minyak Goreng Murah Sampai Bikin Pegawai Frustrasi
-
Sudah Memaafkan, Ibu Tangmo Nida Minta Kompensasi Rp 13 Miliar Atas Kematian Putrinya
-
Picu Debat! Viral Warganet Marah Kucing Liar Diberi Makan: Itu Biasain Kucing Ngemis
-
Cewek Kritik Menohok Produk Skincare RI yang Jadikan Artis Korea Duta Kecantikan: Targetnya Siapa Sih?
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
-
Obsesi Epstein Bangun 'Pabrik Bayi' dengan Menghamili Banyak Perempuan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
Terkini
-
Cak Imin Ungkap Obrolan PKB Bareng Prabowo di Istana: dari Sistem Pilkada hingga Reshuffle?
-
Geger Tragedi Siswa SD di NTT, Amnesty International: Ironi Kebijakan Anggaran Negara
-
Rute MRT Balaraja Dapat Restu Komisi D DPRD DKI: Gebrakan Baru Transportasi Aglomerasi
-
Wamensos Minta Kepala Daerah Kaltim & Mahakam Ulu Segera Rampungkan Dokumen Pendirian Sekolah Rakyat
-
Dukung 'Gentengisasi' Prabowo, Legislator Demokrat: Program Sangat Menyentuh Masyarakat
-
Pemulihan Pascabencana Sumatera Berlanjut: Pengungsi Terus Berkurang, Aktivitas Ekonomi Mulai Pulih
-
DPR Soroti Tragedi Siswa SD NTT, Dorong Evaluasi Sisdiknas dan Investigasi Menyeluruh
-
Dobrak Kemacetan Jakarta-Banten, Jalur MRT Bakal Tembus Sampai Balaraja
-
Pakar Soal Kasus Chromebook: Bukti Kejagung Bisa Gugurkan Dalih Niat Baik Nadiem Makarim
-
Benang yang Menjaga Hutan: Kisah Tenun Iban Sadap dari Jantung Kalimantan