Suara.com - Menteri Pertahanan (Menhan) RI Prabowo Subianto dalam kunjungannya ke Arab Saudi disambut Putra Raja Salman, Pangeran Khalid bin Salman. Keduanya bertemu untuk membahas upaya memperkuat kerja sama pertahanan dan militer Arab Saudi dan Indonesia. Lantas seperti apa profil Pangeran Khalid bin Salman?
Selain membahas kerjasama bilateral antar kedua negara, Prabowo juga menghadiri Pameran Pertahanan Dunia atau World Defense Show (WDS) di Riyadh. Kehadiran Prabowo dalam WDS tersebut rupanya atas undangan langsung Putra Mahkota Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman.
"Atas arahan Putra Mahkota, saya bertemu dengan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto," Dikutip dari cuitan Twitter Pangeran Khalid, pada Senin (7/3/2022).
Profil Pangeran Khalid bin Salman
Pangeran Khalid bin Salman memiliki nama lengkap Khalid bin Salman bin Abdulaziz Al Saud. Pangeran Khalid lahir di Riyadh, Arab Saudi pada 1988 kini usianya 34 tahun. Ia merupakan anak Raja Salman dengan Fahda binti Falah bin Sultan. Khalid adalah adik kandung dari Putra Mahkota Mohammad bin Salman, dan Pangeran Turki.
Khalid telah menikah dan dikaruniai dua orang anak yaitu Pangeran Abdulaziz bin Khalid bin Salman bin Abdulaziz al Saud serta Putri Dana bint Khalid bin Salman bin Abdulaziz al Saud. Pada tahun 2017, ia diangkat sebagai Duta Besar Arab Saudi untuk Amerika Serikat. Di kerajaan Arab Saudi, saat ini Khalid menjabat sebagai Wakil Menteri Pertahanan Arab Saudi.
Dalam peetemuan Khalid dan Prabowo, tak hanya membahas tentang upaya memperkuat kerjasama pertahanan militer antar kedua negara. Pertemuan keduanya juga membahas tentang isu global. Hal ini mengingat karena adanya sejumlah konflik yang terjadi dibeberapa negara Eropa dan Timur Tengah.
Prabowo pun turut mengunggah momen pertemuannya dengan Pangeran Khalid di Akun Instagram pribadi miliknya. Ia mengungkapkan rasa terima kasihnya karena telah disambut dengan hangat oleh keluarga Raja itu. Bahkan Khalid dan Prabowo juga terlihat berbincang hingga tertawa lepas sambil menikmati secangkir teh.
"Thank you for the warm welcome, HRH Prince Khalid bin Salman," ujar Prabowo dalam postingan di aku Instagram pribadinya @prabowo, pada Selasa (8/3/2022).
Baca Juga: Arab Saudi Hapus Aturan Pembatasan COVID-19: Pelancong Tak Perlu Lagi Antigen dan PCR
WDS sendiri merupakan pameran yang diadakan setiap dua tahun sekali yang berfokus pada teknologi pertahanan di masa depan dan perkembangan teknologi terbaru dari negara-negara di seluruh dunia. Tercatat lebih dari 590 perusahaan global yang mewakili 42 negara berpartisipasi dalam acara bergengsi tersebut.
Sejumlah instansi pemerintah nasional di bidang pertahanan, militer, dan keamanan negara turut berpartisipasi. Dalam acara tersebut, Arab Saudi mendemonstrasikan ekosistem dan kemampuan pertahanan mereka sendiri serta menghadirkan sejumlah inovasi bisnis dan pertahanan global. Selain menghadiri WDS, Menhan juga menghadiri The International Institute for Strategic Studies (IISS) Riyadh Defense Forum 2022.
Demikian tadi ulasan mengenai profil Pangeran Khalid bin Salman. Semoga menambah pengetahuan Anda!
Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari
Berita Terkait
-
Arab Saudi Hapus Aturan Pembatasan COVID-19: Pelancong Tak Perlu Lagi Antigen dan PCR
-
Arab Saudi Cabut Sejumlah Aturan Prokes Bagi Jamaah Umrah dan Haji
-
3 Nama Potensial dari Gerindra Selain Prabowo Disebut Berpeluang Maju di Pilpres 2024
-
Pilpres 2024, Pengamat Sebut Peluang Anies Baswedan Menang Lebih Besar dari Prabowo Subianto
-
Pemerintah Arab Saudi Cabut 7 Aturan Terkait Covid-19, Indonesia Kapan?
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Krisis Energi, Presiden Korsel Minta Warga Mandi Jangan Lama-lama, Cas HP Hanya Siang
-
Viral Tuduhan Buang Sampah ke Kali Pesanggrahan, DLH DKI: Itu Titik Penampungan Resmi
-
Studi: Karbon Biru Bisa Tekan Emisi Dunia, Mengapa Banyak Negara Belum Menggunakannya?
-
Iran Tolak Proposal Trump, Ajukan 5 Syarat Termasuk Ganti Rugi Perang dan Kontrol Selat Hormuz
-
Pulau Terancam Diduduki, Iran Beri Peringatan Keras kepada Negara-Negara Tetangga
-
Krisis PPPK di NTT: 9.000 Pegawai Terancam Putus Kontrak Masal
-
Di Balik Cloud Storage, Ada Biaya Lingkungan yang Harus Kita Bayar
-
Jerman 'Impor' Tenaga Kerja India: Solusi di Tengah Tsunami Pensiun
-
Tak Masalah Dilaporkan ke Dewas KPK, Deputi Penindakan dan Eksekusi: Bentuk Kepedulian Masyarakat
-
Israel Perluas Serangan ke Lebanon, Begini Sejarahnya!